Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Hacker Anonymous Dukung Ukraina Lawan Rusia, Hasilnya?
    Insight News

    Hacker Anonymous Dukung Ukraina Lawan Rusia, Hasilnya?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa16 Maret 2022Updated:16 Maret 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    hacker as lumpuhkan internet korut
    Keyboard hacker AS
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Tak lama setelah Rusia menyerang Ukraina, sebuah kelompok hacker yang dikenal bernama Anonymous menyatakan perang siber melawan negara yang dipimpin oleh Vladimir Putin itu. Lalu bagaimana hasilnya?

    Anonymous mengklaim bertanggung jawab atas berbagai serangan siber di Rusia. Dari web pemerintah, berita dan perusahaan terkemuka negara itu yang dinonaktifkan, hingga membocorkan data lembaga sensor media Roskomnadzor.

    Salah satu pendiri perusahaan keamanan siber Security Discovery, Jeremiah Fowler mengatakan klaim tersebut nampaknya benar. Dia bekerja sama dengan para peneliti di perusahaan Website Planet untuk memverifikasi klaim tersebut.

    “Anonymous telah terbukti menjadi kelompok yang sangat cakap telah menembus beberapa target, catatan, dan database di Federasi Rusia,” tulisnya dalam laporan itu, dikutip dari CNBC Internasional, Rabu (16/3/2022).

    Fowler mengatakan 92 dari 100 database Rusia yang dianalisis telah dikompromikan. Ini terdiri dari retailer, penyedia internet dan situs antar pemerintah Rusia, termasuk juga Commonwealth of Independent States atau CIS yang merupakan organisasi berisi Rusia dan negara bekas Soviet lain.

    Ada banyak file CIS dihapus sementara ratusan folder diubah namanya menjadi ‘putin_stop_this_war”. Selain itu diungkap pula alamat email dan kredensial administratif terungkap.

    Selain itu ada juga basis data lain yang berisi lebih dari 270 ribu nama dan alamat email berhasil diretas. “Kami tidak tahu apakah data telah diunduh atau apa yang akan dilakukan peretas dengan informasi ini,” kata Fowler.

    Basis data lain berisi soal informasi keamanan, password internal dan sejumlah besar kunci rahasia. Fowler mengatakan itu membuka kunci data terenkripsi.

    Fowler juga mengatakan klaim akun Twitter @YourAnonNews meretas stasiun TV pemerintah Rusia sebagai hal benar. “Saya akan menandainya sebagai benar jika saya menjadi pemeriksa fakta,” ujarnya.

    “Mitra saya di Security Discovery, Bob Diachenko telah menangkap live feed dari website dan memfilmkan layarnya. Jadi kami bisa memvalidasi mereka telah meretas setidaknya satu umpan langsung (dengan) pro Ukraina dalam bahasa Rusia”.

    [Dexpert.co.id]

    (npb/roy)


    Mind your business Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.