Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Google Tahu Ketika HP Android Dicopet-Dijambret, Begini Caranya
    Insight News

    Google Tahu Ketika HP Android Dicopet-Dijambret, Begini Caranya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa17 Mei 2024Updated:18 Mei 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, CNBC Indonesia – Google mengumumkan fitur keamanan baru yang bisa mendeteksi penjambretan atau pencopetan HP. Teknologi ini mulai tersedia di Android 15 yang bakal diluncurkan beberapa bulan lagi.

    Dalam pengumuman resmi, Google menjelaskan bahwa teknologi kecerdasan buatan (AI) digunakan untuk langsung mengunci layar ketika HP dijambret atau dicopet. Teknologi ini diberi nama Theft Detection Lock.

    Theft Detection Lock menggunakan sensor dan Google AI untuk mendeteksi momen tertentu yang dicurigai sebagai upaya pencopetan atau penjambretan. Contohnya, penjahat merampas HP dari tangan pemiliknya atau mengambil HP dari atas meja kemudian lari atau memacu sepeda motor.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Penguncian layar otomatis setelah momen tersebut bertujuan untuk melindungi data di dalam HP. Layar juga terkunci otomatis saat Android mendeteksi upaya memutus HP dari jaringan internet dengan tujuan mencegah pemiliknya mengakses dari jarak jauh.

    Setelah diluncurkan bersama Android 15 dalam beberapa bulan ke depan, fitur Theft Detection Lock juga akan tersedia di versi Android yang lebih lama.

    Android 15 juga memperkenalkan fitur keamanan baru yaitu private spaces. Private Spaces adalah fitur untuk menempatkan aplikasi dan informasi tertentu di “area yang terpisah” yang diproteksi dengan PIN. Ketika HP direset, pengguna hanya bisa mengakses aplikasi dan data di Private Spaces dengan mengisi password.

    Fitur keamanan lainnya adalah AI yang bisa mendeteksi ancaman langsung dari aplikasi di HP. AI akan waspada saat sebuah aplikasi berusaha mengakses informasi sensitif, untuk mencari tanda upaya phising dan pemalsuan. Jika ada upaya mencurigakan, informasi soal aplikasi pelakunya langsung dikirim ke Google.

    Berikut adalah fitur keamanan baru yang akan dirilis di Android 15:

    • Perlindungan factory reset hanya bisa dilakukan dengan memasukkan password dan user name akun Google atau pengunci HP. Tujuannya agar HP yang dicuri tidak bisa dijual kembali.
    • Private spaces menyembunyikan aplikasi dan data yang sensitif. Jika HP dicuri, pelaku tidak bisa menggunakan HP untuk membobol rekening atau berpura-pura sebagai pemiliknya untuk menipu orang lain.
    • Fitur penonaktifan Find my Device hanya bisa disetel menggunakan PIN, password, atau autentikasi biometrik seperti sidik jari.
    • Lock screen otomatis ketika AI mendeteksi penjambretan atau pencopetan.
    • Offline Device Lock mengunci layar secara otomatis ketika pencuri berusaha memutus koneksi internet HP.
    • Remote Lock untuk mengunci HP dari jarak jauh kini bisa diaktifkan dengan memasukkan nomor HP beserta beberapa informasi tambahan untuk verifikasi, tanpa password akun Google.



    High Technology Insight for you
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.