Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Google Susah, Tunjangan ‘Receh’ Karyawan Juga Dipangkas Habis
    Insight News

    Google Susah, Tunjangan ‘Receh’ Karyawan Juga Dipangkas Habis

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa3 April 2023Updated:4 April 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Google akan menghentikan tunjangan karyawan di seluruh perusahaan cabangnya. 

    Raksasa teknologi itu sudah mulai mengambil langkah efisiensi yang dimulai awal tahun ini dengan PHK massal ribuan karyawan di tengah kekhawatiran resesi. Mereka juga memprioritaskan teknologi Kecerdasan Buatan atau AI sebagai jawaban atas persaingan yang makin ketat.

    Chief Financial Officer Ruth Porat mengirim memo yang memberi tahu karyawan Google bahwa mereka akan menghilangkan atau mengurangi beberapa tunjangan termasuk dapur mikro perusahaan, yang memberi karyawan makanan ringan gratis seperti sereal, espresso, dan air seltzer.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Google juga akan menghentikan pengeluaran untuk peralatan pribadi seperti laptop. “Karena peralatan adalah pengeluaran yang signifikan untuk perusahaan sebesar kami, kami akan dapat menghemat secara berarti di sini,” tulis Porat dalam memo yang dirilis oleh Business Insider, dikutip dari Gizmodo, Senin (3/4/2023).

    Dia menambahkan bahwa perusahaan akan mengurangi kecepatan perekrutan dan mengalokasikan kembali tim untuk fokus pada pekerjaan dengan prioritas lebih tinggi.

    Perusahaan disebut telah mempelajari bahwa penyesuaian tunjangan akan bervariasi berdasarkan kebutuhan lokasi kantor dan akan didasarkan pada tren yang terlihat di setiap ruang kantor seperti penggunaan dapur.

    Porat mengatakan dalam memo bahwa dapur mikro akan ditutup pada hari-hari di mana volume penggunaan jauh lebih rendah dan akan mengubah beberapa jadwal kelas kebugaran tergantung dengan penggunaannya.

    Karyawan Google telah lama menikmati tunjangan seperti binatu, pijat, makan siang perusahaan, dan fasilitas olahraga serta gaji tinggi dan hibah saham. Ini menjadikan Google sebagai tempat yang ideal untuk bekerja.

    Karena tunjangan dikurangi, CEO Google Sundar Pichai mengatakan awal tahun ini bahwa perusahaan akan memangkas staf Google sekitar 6%, berjumlah sekitar 12.000 karyawan.

    Pichai, yang menyebut AI sebagai teknologi paling revolusioner, mengatakan dengan memberhentikan karyawan, itu akan memungkinkan perusahaan untuk mengarahkan bakat dan modal ke prioritas tertinggi.

    Tapi sekarang perusahaan mengambil langkah-langkah pemotongan biaya satu langkah lebih jauh dengan menghilangkan beberapa keuntungannya, tetapi perusahaan mengatakan pengurangan tunjangan adalah untuk menciptakan penghematan guna mendukung peningkatan lain seperti pemanfaatan mesin.

    “Seperti yang telah kami nyatakan secara publik, kami memiliki tujuan perusahaan untuk melakukan penghematan yang tahan lama melalui peningkatan kecepatan dan efisiensi,” kata juru bicara Google Ryan Lamont dalam pernyataan.

    Dia menambahkan, sebagai bagian dari ini, Google telah membuat beberapa perubahan praktis untuk membantu perusahaan tetap bertanggung jawab mengelola sumber daya sambil terus menawarkan tunjangan, manfaat, dan fasilitas terdepan di industri.



    High Technology Insight for you
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.