Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Google Hapus Data Pengguna, Internet Berubah Total
    Insight News

    Google Hapus Data Pengguna, Internet Berubah Total

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa2 April 2024Updated:2 April 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Google akan menghancurkan jutaan rekam data yang mereka kumpulkan dari pengguna. Penghapusan data ini adalah bagian dari kesepakatan penyelesaian gugatan atas Google di pengadilan.

    Sekelompok orang menggugat Google di pengadilan California. Mereka menuduh Google diam-diam melacak pengguna internet yang mengira mereka berselancar di dunia maya secara privat.

    Jumlah pengguna yang ikut serta sebagai penggugat dalam gugatan class action ini mencapai jutaan orang.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Para pengguna menudung cookies, aplikasi, dan fitur analitik milik Google melacak pengguna yang menyalakan mode Incognito di Google Chrome dan browser lainnya. Dalam mode Incognito seharusnya para pengguna aman dari pelacakan Google atau penyedia aplikasi lainnya.

    Kelakuan Google ini, menurut para penggugat, membuat perusahaan tersebut menyimpan segudang informasi tanpa pengawasan. Informasi yang dikumpulkan Google termasuk daftar teman, makanan favorit, hobi, kebiasaan berbelanja serta sejarah pencarian yang “sangat intim dan berpotensi membuat malu.”

    Dalam kesepakatan damai antara penggugat dan Google, Google setuju untuk mengungkapkan data yang mereka kumpulkan saat pengguna menggunakan mode privat saat berselancar di internet. Incognito nantinya juga diizinkan untuk memblokir cookies yang disediakan oleh pihak ketiga.

    “Hasilnya adalah Google akan mengumpulkan data lebih sedikit dari sesi browsing privat dan Google bakal menghasilkan pendapatan lebih sedikit dari data,” kata pengacara penggugat.

    Isi dari kesepakatan damai antara Google dan penggugat masih harus menunggu persetujuan dari hakim. Menurut pengacara penggugat, kesepakatan damai tersebut bernilai lebih dari US$ 5 miliar.

    Google lepas dari kewajiban membayar denda dalam kesepakatan tersebut. Namun, para pengguna nantinya bisa menggugat Google secara individual untuk menuntut ganti rugi.




    Innovation Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.