Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Google-FB Sengaja Rekrut Pegawai Gabut, Alasannya Bikin Cengo
    Insight News

    Google-FB Sengaja Rekrut Pegawai Gabut, Alasannya Bikin Cengo

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa9 Maret 2023Updated:9 Maret 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Sebelum badai PHK menghantam, banyak perusahaan teknologi yang melakukan perekrutan besar-besaran. Langkah ini biasanya untuk mengantisipasi pertumbuhan signifikan yang membutuhkan banyak tenaga kerja.

    Namun, ternyata Facebook dan Google banyak merekrut pegawai ‘palsu’ dalam artian tak punya tugas dan fungsi yang jelas.

    Ini diucapkan investor dan veteran teknologi, Keith Rabois. Dalam sebuah acara, dia mengatakan raksasa teknologi bertanggung jawab atas perekrutan berlebihan yang berujung banyaknya PHK.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Orang-orang direkrut asal-asalan tanpa kerjaan yang jelas. Hal ini sudah lama dilakukan dan tentu saja salah besar,” kata Rabois, dikutip dari Yahoo News, Kamis (9/3/2023).

    Menurutnya, banyak pegawai Google dan Facebook melakukan pekerjaan yang disebut palsu. “Sekarang terungkap apa yang sebenarnya dilakukan orang-orang ini, mereka hanya meeting sana-sini tanpa benar-benar bekerja,” tambahnya.

    Tak Mau Orang Kerja di Kompetitor

    Dia mengatakan Google memperkerjakan engineer dan talenta teknologi dengan berlebihan. Tujuannya agar para pegawai itu tidak bekerja di tempat kompetitor.

    Aksi tersebut, menurutnya bisa membuat para engineer ‘leha-leha di meja mereka dan tidak melakukan apa-apa’.

    Baik Google dan Facebook jadi dua dari banyak perusahaan teknologi yang melakukan pemecatan besar-besaran. Google merumahkan 12 ribu orang dan disebut jumlah itu masih kurang.

    Miliarder hedge-fund dan pemegang saham di induk perusahaan Alphabet, Christopher Hohn menyebutkan PHK harusnya berdampak pada 20% pegawai. Pada pemangkasan 12 ribu lalu merupakan 6% dari jumlah tenaga kerja perusahaan.

    “12.000 pekerjaan adalah langkah ke arah yang benar, tetapi itu bahkan tidak membalikkan pertumbuhan jumlah karyawan yang sangat kuat di tahun 2022. Pada akhirnya manajemen perlu melangkah lebih jauh,” tulis Hohn, dikutip dari Marketwatch.

    Sementara Facebook telah memecat 11 ribu orang pegawai pada bulan November. Dari laporan Bloomberg News, Meta akan kembali melakukan PHK massal lagi pada minggu ini.



    Hitech for better life Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.