Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Google Dipaksa Jual Chrome Biar Tak Bisa Curang Terus
    Insight News

    Google Dipaksa Jual Chrome Biar Tak Bisa Curang Terus

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa21 November 2024Updated:21 November 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Departemen Kehakiman Amerika Serikat memaksa Google untuk menjual browser internet Chrome sebagai konsekuensi putusan monopoli yang dijatuhkan kepada raksasa mesin pencarian internet tersebut.

    Chrome adalah browser internet yang diluncurkan Google pada 2008. Browser yang tersedia untuk digunakan di komputer dan HP tersebut menyediakan data yang dibutuhkan Google untuk bisnis iklan digitalnya.

    Departemen Kehakiman AS menyatakan penjualan Chrome oleh Google akan menciptakan iklim kompetisi yang lebih setara bagi perusahaan mesin pencari saingan Google.

    “Putusan mengharuskan Google untuk divestasi dari Chrome. Ini akan menghentikan kendali Google atas titik akses penting dan memberikan mesin pencari saingan cara untuk mengakses browser, yang bagi banyak pengguna, adalah pintu mereka ke internet,” tulis dokumen yang diserahkan ke pengadilan, seperti dikutip dari CNBC International pada Kamis (21/11/2024).

    Departemen Kehakiman AS juga melarang Google untuk menjalin kesepakatan dengan pihak ketiga seperti Apple dan Samsung. Google juga dilarang untuk mengutamakan mesin pencari mereka dibanding produk sejenis milik perusahaan lain.

    Perintah ini juga membuat Google tak bisa “menghancurkan pesaing baru lewat akuisisi, investasi, atau kerja sama.”

    Pendapatan iklan dari mesin pencarian menyumbangkan US$ 49,4 miliar dari total pemasukan Alphabet, induk usaha Google, selama kuartal III/2024.

    Perintah Google untuk pecah adalah langkah paling agresif pemerintah federal AS dalam upaya menjaga iklim usaha sejak mereka memaksa pemecahan Microsoft.

    (dem/dem)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: LLV Wujudkan Digital Hub BSD City Sebagai “Silicon Valley” RI





    Next Article



    Browser Chrome Diam-Diam Kirim Informasi HP-Laptop ke Google



    High Technology Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.