Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Google Beberkan Penghasilan Developer Aplikasi di RI, Cek!
    Insight News

    Google Beberkan Penghasilan Developer Aplikasi di RI, Cek!

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa11 September 2023Updated:12 September 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Laporan yang diterbitkan Access Partnership menyebutkan terdapat 10 ribu perusahaan pengembang di Indonesia. Pendapatan seluruhnya mencapai Rp 1,5 triliun yang dihasilkan dari Google Play.

    Senior Advisor untuk Indonesia at Access Partnership, Abhineet Kaul menjelaskan 10 ribuan pengembang itu menghasilkan 42 ribu aplikasi di Android.

    “Sekarang kita punya 10 perusahaan developer di Indonesia yang mengembangkan hampir 42 ribu aplikasi lokal di Google Play,” jelasnya, dalam acara Play & Android Insights 2.0, Senin (11/9/2023).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Namun, dia tidak memiliki rincian segmen untuk aplikasi tersebut. Abhineet hanya menjelaskan segmen teratas adalah media sosial serta game.

    “Jadi ada media sosial dan aplikasi sosial. Berikutnya aplikasi game dan produktivitas seperti berbagi file, meningkatkan produktivitas bisnis,” kata Abhineet.




    Foto: Developer Aplikasi RI Dapat Rp 1,5 T dari Google Play. (CNBC Indonesia/Novina)
    Developer Aplikasi RI Dapat Rp 1,5 T dari Google Play. (CNBC Indonesia/Novina)

    Laporan itu juga menyinggung jumlah pekerja dalam ekonomi aplikasi di Indonesia. Jumlahnya mencapai 162 ribu pekerjaan dan jumlah itu terbagi atas pekerjaan langsung maupun tidak.

    Sekitar 36 ribu berasal dari pekerjaan langsung sebagai pengembang aplikasi maupun peran teknis lainnya. Jumlah yang sama juga berasal dari pekerjaan tidak langsung, seperti peran non-teknologi di perusahaan teknologi. Sementara sisanya berjumlah 90 ribu adalah pekerjaan spillover.

    Namun, dia mengungkapkan jumlah itu masih sangat kecil jika dibandingkan ekosistem di Indonesia yang besar.

    “Jumlah itu masih sangat kecil dan masih bisa bertumbuh. Itulah mengapa membutuhkan pengembangan keterampilan dan kebutuhan memastikan adanya pengembangan yang lebih besar,” jelasnya.



    Artikel Selanjutnya


    4 Cara Sembunyikan History Google dari Pasangan, Super Mudah!

    (fab/fab)


    Teknologi Informasi Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.