Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Google Banjir Keluhan, Layanan Tutup Sementara
    Insight News

    Google Banjir Keluhan, Layanan Tutup Sementara

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa23 Februari 2024Updated:24 Februari 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Google merilis layanan platform AI yang disebut Gemini beberapa saat lalu. Namun kini perusahaan terpaksa menutup layanan tersebut untuk sementara.

    Google pada Kamis (22/2) mengumumkan bahwa mereka menghentikan sementara fitur pembuatan gambar kecerdasan buatan Gemini, setelah mengatakan fitur tersebut menawarkan “ketidakakuratan” dalam gambar tokoh sejarah.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Para pengguna media sosial mengeluh bahwa platform AI itu menghasilkan gambar tokoh-tokoh sejarah, seperti para Founding Fathers AS, sebagai orang kulit hitam. Pengguna mengeluh karena informasi itu dinilai tak akurat.

    Mengutip CNBC Internasional, Google mengatakan dalam sebuah posting di X bahwa fitur AI dapat menghasilkan banyak hasil, dan itu menjadi pertanda baik karena orang-orang di seluruh dunia menggunakannya.

    Namun dikatakan Gemini meleset dalam hal tersebut dan mereka berjanji akan meningkatkan penggambaran semacam ini.

    Google mem-posting pernyataan terbaru yang mengatakan bahwa mereka akan menghentikan fitur Gemini untuk menghasilkan gambar orang dan akan segera merilis ulang versi yang telah ditingkatkan.

    Alat pembuat gambar diluncurkan pada awal Februari melalui Gemini, yang sebelumnya bernama Bard. Hal ini menghadapi tantangan ketika Google mencoba mengejar OpenAI yang didukung Microsoft.

    Gemini menolak untuk menghasilkan gambar apa pun pada Kamis pagi ketika diuji.

    Sementara Google menghadapi masalah dengan pembuatan gambar Gemini, Open AI minggu lalu meluncurkan Sora, model AI generatif baru yang mampu menghasilkan video dari perintah teks pengguna.

    Jack Krawczyk, direktur senior produk Gemini di Google, mengatakan bahwa kemampuan menghasilkan gambar perusahaan mencerminkan basis pengguna global raksasa teknologi tersebut, dan mereka menganggap serius soal representasi dan bias.

    “Konteks sejarah memiliki lebih banyak nuansa dan kami akan menyesuaikannya lebih lanjut untuk mengakomodasi hal tersebut,” kata Krawczyk dalam sebuah postingan di X.

    Google meluncurkan Gemini, model AI tercanggihnya, pada akhir tahun 2023. Bulan ini, Google juga mengganti nama Bard, pesaing ChatGPT-nya, menjadi Gemini.



    High Technology Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.