Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Gibran Tahu TikTok Shop Nakal, Brand Lokal Jadi Korban
    Insight News

    Gibran Tahu TikTok Shop Nakal, Brand Lokal Jadi Korban

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa27 September 2023Updated:28 September 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – TikTok Shop bisa menjadi korban pertama langkah pemerintah melarang media sosial juga beroperasi sebagai ecommerce. Walikota Solo Gibran Rakabuming mengungkapkan praktik nakal TikTok Shop yang mengorbankan UMKM brand lokal. 

    Kementerian Perdagangan segera merilis revisi Permendag 50 Tahun 2020 yang salah satu poinnya melarang media sosial berperan ganda sebagai e-commerce.

    Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mendukung penuh kebijakan baru dari pemerintahan Jokowi tersebut.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Menurutnya, platform ecommerce yang dioperasikan media sosial seperti TikTok Shop merugikan pelaku usaha dalam negeri khususnya UMKM.

    Gibran bercerita soal pengalaman dan risetnya soal TikTok Shop. Menurutnya, barang produksi dalam negeri sering kalah saing dengan produk impor di TikTok Shop.

    Dia juga mengungkap praktik shadow banning atas brand lokal. Konten brand lokal di platform media sosial TikTok sering dibatas atau bahkan disembunyikan sama sekali dari pengguna TikTok.

    “Dulu rame, ada shadow banning, ngerti-ngerti [tahu-tahu] terblokir. Ketika terblokir tiba-tiba ada produk dari China dengan spek yang sama masuk. Nakalnya di situ,” jelas dia seperti dikutip dari CNN Indonesia, Rabu (27/9/2023).

    Karena itu platform media sosial memang seharusnya dipisahkan dari e-commerce.

    “Itulah kenapa saya rasa media sosial dan e-commerce harus terpisah, biar fair,” katanya. “Sudah terbukti merek asli Indonesia, UMKM Indonesia yang sebelumnya berjualan di TikTok Shop akhir-akhir ini pada mengeluh sepi,” kata Gibran .

    Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan telah membeberkan alasan pemerintah melarang media sosial beroperasi sekaligus sebagai ecommerce. Hal ini karena platform mengantongi algoritma pengguna yang bisa digunakan untuk mengatur iklan kepada yang bersangkutan.



    Artikel Selanjutnya


    Jokowi Larang Medsos Sekaligus Ecommerce, Ini Alasannya

    (dem/dem)


    Hitech for better life Insight for you
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.