Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Gerhana Bulan Penumbra 25 Maret 2024, Ini Waktunya di Indonesia
    Insight News

    Gerhana Bulan Penumbra 25 Maret 2024, Ini Waktunya di Indonesia

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa24 Maret 2024Updated:24 Maret 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Langit malam di Bulan Ramadhan kali ini ternyata akan dihiasi oleh Gerhana Bulan Penumbra. Fenomena tersebut bakal terjadi pada Senin (25/3/2024).

    Gerhana ini merupakan satu dari empat gerhana yang bakal terjadi sepanjang 2024. Gerhana Bulan Penumbra juga jadi salah satu yang terlihat di langit Indonesia, selain Gerhana Matahari Total pada 8 April 2024 mendatang.

    Dua gerhana lain tidak akan bisa terlihat dari Indonesia. Yakni Gerhana Bulan Sebagian (GBS) 18 September 2024 dan 2 Oktober 2024 saat Gerhana Matahari Cincin (GMC).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Nantinya, Gerhana Bulan Penumbra akan menghabiskan waktu 4 jam 43 menit 39 detik. Ini terdiri dari tahapan Gerhana mulai (P1) hingga Gerhana berakhir (P4).

    Berikut informasi soal Gerhana Bulan Penumbra dari BMKG, dirangkum Rabu (20/3/2024):

    Jadwal Proses Gerhana

    Gerhana mulai (P1): 11.50.58 WIB atau 12.50.58 WITA atau 13.50.58 WIT dan 04.50.58 UT

    Puncak Gerhana (Puncak): 14.12.48 WIB atau 15.12.48 WITA atau 16.12.48 WIT dan 07.12.48 UT

    Gerhana berakhir (P4): 16.34.38 WIB atau 17.34.38 WITA atau 18.34.38 WIT dan 09.34.38 UT

    Lokasi

    Gerhana Bulan nantinya tak bisa dinikmati seluruh masyarakat Indonesia. BMKG membagi dua lokasi yang bisa dan tidak dapat menikmati Gerhana Bulan.

    Untuk wilayah yang ‘Bisa Menikmati Semua Proses Gerhana Bulan’ adalah Papua, Papua Barat dan sebagian Maluku.

    Wilayah yang tidak bisa mengamati seluruh fase gerhana disebabkan Bulan berada di bawah horizon. Wilayahnya berada di sekitar Pulau Jawa, Kalimantan, Sumatera, Sulawesi, dan sebagian Maluku.

    Yakni mulai dari Maluku Utara, sebagian Maluku, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, NTT, NTB, Bali, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Barat, DKI Jakarta, Banten, Lampung, Sumatera Selatan, Bengkulu, Bangka Belitung, Jambi, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Utara, dan Aceh.


    High Technology Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.