Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Gaji Startup RI Cuma Remah Silicon Valley, Ini Datanya
    Insight News

    Gaji Startup RI Cuma Remah Silicon Valley, Ini Datanya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa16 Desember 2022Updated:16 Desember 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, CNBC Indonesia – Startup di Indonesia masih berhadapan dengan kendala talenta digital. Kualitas pekerja digital lokal belum cukup baik, sedangkan modal yang dimiliki tidak cukup untuk merekrut talenta dari luar negeri.

    Rata-rata gaji pekerja di bidang rekayasa perangkat lunak di Indonesia tenyata jauh lebih rendah dibanding dengan negara tetangga, apalagi pusat teknologi dunia di Uni Eropa dan Amerika Serikat.

    Hal tersebut diketahui dari laporan bertajuk Growth & Scale Talent Playbook yang diluncurkan oleh Alpha JWC Ventures, Kearney and GRIT.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Dari laporan tersebut, terlihat karyawan AS memiliki gaji paling tinggi dibanding negara Asean dan Uni Eropa. Gaji bagian Cyber Security, profesi IT dengan rata-rata gaji tertinggi, mencapai US$124 ribu atau sekitar Rp 1,9 miliar per tahun.

    Profesi lainnya juga punya standar yang tinggi seperti DevOps US$113 ribu, UI/UX US$ 90 ribu, Data Scientist US$116 ribu, Software Engineer US$112 ribu.

    Di Uni Eropa profesi di bidang Cyber Security meraih US$ 98 ribu per tahun, DevOps US$79 ribu, UI/UX US$71 ribu, Data Scientist US$101 ribu, dan Software Engineer US$84 ribu per tahun.

    Gaji 5 Profesi Digital di Indonesia

    Standar gaji tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata gaji pegawai startup di Indonesia. 

    • Software Engineer, dilaporkan mendapatkan gaji rata-rata tahunan US$ 25 ribu atau sekitar Rp 390 juta.
    • DevOps mengantongi gaji rata-rata per tahun mencapai US$12 ribu atau sekitar Rp 187 juta.
    • Data Scientist, dengan rata-rata gaji US$11 ribu atau Rp 171 juta per tahun.
    • Cyber Security juga mendapatkan penghasilan tahunan rata-rata US$11 ribu atau Rp171 juta.
    • UI/UX dengan gaji rata-rata US$9 ribu atau sekitar Rp 140 juta per tahun.

    Dibandingkan dengan Singapura, gaji rata-rata tahunan DevOP di negara tersebut mencapai US$109 ribu. Profesi ini adalah talenta digital yang rata-rata gajinya paling tinggi di Singapura.

    Rata-rata gaji kelima profesi digital di Indonesia juga paling rendah di antara negara jiran seperti Malaysia, Thailand dan Vietnam. Hanya Filipina yang membayar pekerja digital dengan rata-rata gaji setara dengan Indonesia.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Gaji Tinggi, Pekerja Bidang IT Ini Jadi Rebutan Perusahaan

    (dem)


    High Technology Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.