Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Gaji Rp 2 Miliar Tak Usah ke Kantor, Kerja Apa?
    Insight News

    Gaji Rp 2 Miliar Tak Usah ke Kantor, Kerja Apa?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa28 Mei 2024Updated:28 Mei 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Gaji besar dan tak perlu ke kantor mungkin jadi impian beberapa orang. Ternyata ada pekerjaan yang menawarkan keduanya sekaligus.

    Greenback Expat Tax Services melaporkan berdasarkan tinjauan hampir 6.800 lowongan kerja yang diunggah di Indeed di seluruh dunia. Laporan itu juga melakukan survei sekitar 1.000 orang Amerika yang tertarik menjadi digital nomad atau bekerja dari mana saja.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Dari laporan tersebut diketahui pekerja data scientist (remot) menghasilkan rata-rata US$132 ribu (Rp 2,1 miliar). Sementara analis bisnis (remot) sebanyak US$100 ribu (Rp 1,6 miliar) dan manajer proyek (remot) senilai US$88 ribu, dikutip dari Business Insider, Selasa (28/5/2024).

    Amerika Serikat (AS) tercatat menjadi negara dengan peluang kerja jarak jauh paling banyak dan gaji yang tinggi. Misalnya seorang data scientist bisa mengantongi hingga US$143 ribu (Rp 2,3 miliar).

    Sedangkan Prancis adalah negara berikutnya yang menawarkan fasilitas tersebut dengan rata-rata gaji US$90 ribu (Rp 1,4 miliar). Berikutnya adalah Australia sebanyak US$79 ribu (Rp 1,2 miliar).

    Sementara itu banyak pekerja AS ingin meninggalkan negara tersebut. Laporan juga menyebutkan enam dari 10 pekerja generasi Z tertarik menjadi ekspatriat.

    Banyak dari orang AS ingin pergi ke sejumlah negara seperti Italia, Kanada dan Inggris. Ketiganya merupakan tempat dengan pekerjaan jarak jauh terbanyak.

    Namun untuk bisa bekerja jarak jauh, gaji juga perlu jadi perhatian khusus. Berdasarkan survei gaji sekitar US$72 ribu (Rp 1,1 miliar) disebut bisa membuat nyaman bekerja dari jarak jauh.

    Pekerjaan jarak jauh memang kian banyak dilakukan saat Covid-19 melanda beberapa tahun lalu. Fleksibilitas kerja menjadi yang sangat penting.

    Pendiri dan CEO Katmai, Erik Braund menjelaskan telah membuat bekerja jarak jauh dengan partner kerjanya sejak 2020. Cara kerja ini, menurutnya juga bisa menyeimbangkan pekerjaan dan hidup pribadinya.

    “Saya melewatkan dua tahun pertama kehidupan anak pertama. Saya tidak melewatkan dua tahun pertama kehidupan anak kedua saya,” kata Braund.


    Hitech for better life Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.