Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Ga Kapok, Startup Kripto Kini Rilis Bitcoin Denominasi Dolar
    Insight News

    Ga Kapok, Startup Kripto Kini Rilis Bitcoin Denominasi Dolar

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa4 Agustus 2022Updated:4 Agustus 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Belum lama stablecoin berbasis algoritme keluaran Terraform Labs membuat pasar kripto anjlok, sebuah produk baru kripto terkait dolar muncul. Produk tersebut dirilis oleh perusahaan penyedia infrastruktur kripto untuk El Salavador.

    Perusahaan bernama Galoy mengumumkan Stablestat, produk yang dibangun sebagai alternatif stablecoin yang sudah ada. Dengan produk ini, pengguna dompet digital yang disediakan Galoy bisa mengelola Bitcoin milik mereka dalam denominasi dolar.

    Melalui infrastruktur Lighning, pemilik Bitcoin bisa mengirim, menerima, dan menyimpan BTC di akun berdenominasi dolar, sebagai alternatif akun standar yang menggunakan denominasi BTC.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Meskipun nilai BTC di pasar berfluktuasi atas dolar, aset bernilai US$ 1 di akun dolar mereka tetap bernilai US$ 1 tak terpengaruh nilai tukar.

    Perbedaan utama Stablestat adalah patok nilai (hedge) terhadap dolar Amerika Serikat dicapai bukan dengan dana cadangan (reserve). Stablestat juga menerapkan sistem yang berbeda dengan TerraUSD, stablecoin yang dipatok ke dolar AS menggunakan algoritme komputer.

    Sistem patok nilai yang digunakan Galoy menggunakan model berbasis aset derivatif. Saat pengguna memutuskan untuk memindahkan aset mereka dari akun BTC ke akun dolar, Galoy membuka posisi short atas penurunan harga BTC.




    Foto: REUTERS/JOSE CABEZAS
    Alejandro Martinez, owner of Perronas Pizzas, helps a customer to pay for her order with Chivo Wallet, a Bitcoin wallet that the Salvadoran government is launching for the use of Bitcoin as a legal tender, in Apopa, El Salvador, September 9, 2021. REUTERS/Jose Cabezas

    Jika nilai BTC di pasar merosot, Galoy menerima keuntungan dari posisi short mereka. Sebaliknya jika harga BTC naik di pasar, Galoy menanggung kerugian sehingga pengguna pemilik aset tidak terpengaruh.

    Galoy menjanjikan menarik fee lebih kecil dalam sistem Stablesats dibanding sistem stablecoin lain. Namun, perusahaan tersebut menugaskan bahwa tetap ada risiko. Pengguna berpotensi kehilangan seluruh asetnya jika bursa mitra Galoy dalam kontrak derivatif, bangkrut.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Pecinta Bitcoin, Ada Kabar Kurang Baik Buat Kamu

    (dem)


    Techno for life Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.