Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Ga Cuma Tol-Pelabuhan, INA Bikin Kaget Suntik Modal Traveloka
    Insight News

    Ga Cuma Tol-Pelabuhan, INA Bikin Kaget Suntik Modal Traveloka

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa29 September 2022Updated:29 September 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Indonesia Investment Authority (INA), lembaga pengelola dana investasi milik negara, hari ini mengumumkan pendanaan triliunan ke Traveloka. Ini adalah investasi pertama INA ke startup digital setelah sebelumnya fokus mendanai infrastruktur fisik.

    Dalam siaran pers bersama INA, Traveloka mengumumkan penggalangan dana senilai US$300 juta atau setara Ro 4,5 triliun. Selain INA, salah satu dana investasi terbesar dunia yaitu BlackRock ikut menjadi investor bersama Allianz Global Investors, dan Orion Capital Asia.

    CEO INA, Ridha Wirakusumah mengatakan pandemi telah mempercepat transformasi digital. Perubahan perilaku pelanggan ditambah dengan layanan teknologi inovatif, mencerminkan bagaimana digitalisasi dapat membantu mendorong pemulihan ekonomi.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Kami percaya bahwa Traveloka adalah champion nasional dan regional Indonesia serta merupakan katalis utama menuju digitalisasi perjalanan dan akomodasi di Indonesia dan kawasan. Kami percaya investasi bersama ini dapat memungkinkan Traveloka untuk memperdalam kepemimpinannya dan menciptakan nilai bagi seluruh ekosistem perjalanan,” tambah Ridha.

    Investasi INA di Traveloka cukup unik dibandingkan dengan portofolio lainnya. Sebelumnya, pengelola dana abadi RI tersebut disebut dibentuk untuk fokus di sektor infrastruktur.

    Kepada CNBC Indonesia, beberapa waktu lalu, INA memfokuskan penempatan investasi pada empat sektor dari sembilan sektor yang dibidik.

    CEO INA Ridha D. M. Wirakusumah mengatakan empat sektor yang difokuskan tersebut antara lain infrastruktur dasar, infrastruktur digital, kesehatan, dan green investing atau energi terbarukan (renewable energy).

    “Di sektor basic infrastructure seperti jalan tol, pelabuhan dan bandara. Di digital infrastructure itu termasuk menara telekomunikasi, data center dan fiberisasi,” kata Ridha dalam pernyataan tim Humas INA yang disampaikan ke CNBC Indonesia, Selasa (12/10/2021).

    CEO Traveloka Ferry Unardi mengungkapkan kegembiraannya dengan bergabungnya INA, BlackRock, Allianz Global Investors, Orion, dan lainnya ke dalam kelompok investor yang memiliki komitmen yang sama dan yakin pada visi Traaveloka untuk memenuhi aspirasi perjalanan dan gaya hidup pengguna.

    “Bisnis kami terus mengalami peningkatan dan industri pariwisata kembali bangkit dari pandemi. Pendanaan ini memberi kesempatan bagi kami untuk memperkuat neraca kami dan memungkinkan kami untuk terus fokus pada bisnis utama sekaligus membangun bisnis masa depan,” ujar Ferry Unardi.

    [Dexpert.co.id]

    (dem/dem)


    Innovation Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.