Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Fintech Harus Prudent, Restock Tetap Sambangi Calon Debitur
    Insight News

    Fintech Harus Prudent, Restock Tetap Sambangi Calon Debitur

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa8 Maret 2024Updated:10 Maret 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Co-Founder & CEO Restock ID Tiar Nabilla Karbala menjelaskan bahwa pihaknya banyak memberikan pendanaan pada UMKM yang pemiliknya anak muda dengan rentang umur 19-24 tahun. Pihaknya pun tidak segan-segan melakukan kunjung ke lokasi para calon borrower untuk memastikan kelayakannya.

    Adapun secara lokasi, borower Restok saat ini tersebar di Jabodetabek, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, dan kota-kota besar di Jawa.

    “Agar bisa lebih efisien tetap butuh site visit, terutama untuk pembiayaan antara Rp 1 miliar hingga dua miliar agar lebih nyaman dalam pendanaan,” ungkap Tiar dalam Fintech Lending Outlook 2024 CNBC Indonesia, Kamis (07/03/2024).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Menurut Tiar saat ini porsi peminjam di Restock mayoritas ada di Pulau Jawa karena secara porsi penduduk Jawa lebih banyak. Ia pun optimis, dengan pertumbuhan infrastruktur, termasuk di digital, ke depan pihaknya bisa menjangkau hingga ke luar Jawa.

    “Tantangan saat ini masih besar, apalagi kantor kami di Jakarta Selatan. Butuh analisa yang lebih dalam untuk ke tempat peminjam. Apalagi kalau toko atau lokasi jauh dari kota. Butuh effort lebih karena itu kami harus fokus ke tempatnya, klo mereka ada toko dan jauh dari kota butuh effort lebih,” kata Tiar.

    Berbeda dengan Restok, CEO 360Kredi Kuseryansyah mengatakan, bahwa pihaknya 100% contactless atau tanpa pertemuan. Namun bukan berarti 360Kredi tidak berhati-hati.

    “Kami akan sangat lebih berhati-hati dan screening yang lebih ketat apalagi untuk first borower dengan usia yang lebih muda. Karena hati-hati pula, mayoritas peminjam kami pada profil usia 25 hingga 35 tahun,” jelas Kuseryansyah dalam acara yang sama.

    Adapun porsi peminjam di Pulau Jawa untuk 360Kredi mencapai 75% sedangkan 25% di luar Jawa. Menurut Kuseryansyah, hal ini disebabkan masalah kematangan digital, inklusi, dan literasi, bukan hanya soal infrastruktur.

    “P2P Landing ini masih sangat menjanjikan, karena demand tinggi, tapi ada isu kematangan digital, kalau makin tinggi kematangan digitalnya, pasar dan ngamen ini akan semakin menjanjikan” pungkasnya.



    High Technology Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.