Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Fenomena PGC Seperti Kuburan, Pedagang HP Curhat Sepi Pembeli
    Insight News

    Fenomena PGC Seperti Kuburan, Pedagang HP Curhat Sepi Pembeli

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa1 April 2024Updated:1 April 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Keadaan toko-toko penjual ponsel di Pusat Grosir Cililitan (PGC) Jakarta Timur terpantau sepi pada akhir bulan lalu. Hal ini diakui oleh sejumlah pedagang yang berada di lantai 3 pusat perbelanjaan tersebut.

    Seorang penjual bernama Clara mengatakan tokonya sepi sejak awal Ramadan tahun ini. Bahkan sehari bisa hanya melayani satu pelanggan saja.

    “Rata-rata 1 pelanggan, kalau ramai 2-3 pelanggan,” kata Clara kepada CNBC Indonesia ditemui Kamis (28/3/2024) lalu.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Curhatan serupa juga dilontarkan beberapa penjual yang ditemui CNBC Indonesia. Tak banyak pengunjung ke toko mereka sejak dua minggu terakhir, bahkan ada beberapa waktu saat toko mereka sepi dari pengunjung.

    Keadaan ini juga cukup berbeda dengan saat sebelum Ramadan serta bulan puasa tahun lalu. Seorang pedagang bernama Fenty mengatakan tokonya pasti ada pengunjung setiap harinya.

    “Beda sama bulan puasa tahun kemarin. Tahun kemarin lumayan, pasti ada aja tiap hari. Tahun ini, seminggu paling dua kali [pengunjung beli HP],” kata Fenty dari toko yang berbeda.

    Penjualan HP jeblok

    Pantauan CNBC Indonesia, keadaan lantai tersebut memang sepi pengunjung. Beberapa gerai ada yang tutup, kebanyakan toko yang buka juga tidak melayani pengunjung sama sekali.

    Saat melewati toko-toko tersebut, banyak pedagang dari berbagai toko yang berebut menawarkan mampir melihat produk yang dijual. Ada juga yang sekedar bertanya model HP apa yang kami cari.

    “Boleh mampir dulu, cari apa?” begitu kata-kata pamungkas para pedagang HP.

    Sejumlah pedagang memperkirakan momen pembagian THR akan membuat toko mereka lebih ramai. Bahkan ada yang mengatakan hari kedua lebaran, PGC mulai ramai lagi karena anak-anak muda akan membeli ponsel baru dengan menggunakan uang THR yang didapatkan dari orang tua atau keluarga dekat saat lebaran nanti.

    Sepinya pembeli HP juga digambarkan IDC dalam laporannya kuartal IV tahun lalu. Hingga akhir 2023, pertumbuhan pasar HP di Indonesia minus 1,2%.

    Jumlah ponsel yang dikirimkan juga hanya 34,6 juta unit. Angkanya berkurang dari tahun 2022 yakni 35 juta unit.

    Namun berdasarkan laporan kuartalan, kondisinya membaik. Penjualan Q4 lalu naik 6,1% dibandingkan kuartal sebelumnya.

    Laporan yang sama mengungkapkan adanya pertumbuhan pada segmen HP premium di atas Rp 9 juta yang mencapai 78% secara tahunan. Untuk HP kelas menengah, berkisar Rp 3 hingga RP 9 jutaan ambles 14,9% year-on-year (yoy).



    High Technology Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.