Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»FBI Turun Gunung, Marak Kasus Klik Link Palsu yang Kurang Rekening
    Insight News

    FBI Turun Gunung, Marak Kasus Klik Link Palsu yang Kurang Rekening

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa8 Desember 2024Updated:8 Desember 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Belanja online yang kerap memberikan harga lebih murah dan diskon besar-besaran sering kali menjadi modus penipuan. Oleh karena itu, jangan hanya tergiur dengan diskon besar-besaran di event pesta belanja yang digelar di sejumlah market place.

    Anda juga perlu berhati-hati jadi korban serangan siber yang menyerang perayaan tersebut.

    Tim peneliti keamanan siber EclecticIQ mengungkapkan ancaman siber memanfaatkan aktivitas belanja online pada bulan November. Khususnya saat musim puncak gelaran diskon pada Black Friday.

    Menurut tim peneliti, para penipu berhasil mencuri sejumlah data. Mulai dari data pemegang kartu, autentikasi sensitif, dan informasi identitas pribadi.

    Mereka mengaitkan ancaman tersebut dengan pelaku SilkSpecter. Pelaku itu memanfaatkan penyedia pemrosesan pembayaran yang sah.

    Mereka akan menipu dengan membuat diskon dan URL pada hasil pencarian. Selain itu membuat situs yang sesuai dengan lokasi IP korban, jadi bisa menjerat orang secara lebih luas lagi.

    Tim peneliti juga memberikan tips menghindari ancaman penipuan tersebut. Yakni beberapa domain yang sering digunakan oleh para penipu.

    “Terutama menggunakan domain .top, .shop, .store, dan .vip sering kali menggunakan nama domain e-commerce yang sah untuk menipu korban,” jelas mereka, dikutip dari Forbes, Jumat (22/11/2024).

    Beberapa domain yang ditemukan seperti northdaceblackfriday.shop, dopeblackfriday.shop, dan blackfriday-shoe.top. Namun pengguna internet juga perlu berhati-hati saat mencari diskon dalam pesta belanja karena ada lebih dari 4.000 domain berbahaya yang ditemukan.

    FBI mengingatkan pula untuk tidak menggunakan situs yang tidak dikenal. Para situs berbahaya itu akan menawarkan diskon yang tidak realistis dengan kalimat yang menggiurkan.

    “Jauhi situs-situs yang tidak dikenal yang menawarkan diskon tidak realistis untuk barang bermerek. Penipu memangsa pemburu barang murah pada Black Friday dan Cyber Monday dengan iklan promosi “Hanya Satu Hari’ dari merek terkenal,” jelas FBI.

    “Tanpa mata yang skeptis, konsumen membayar sebuah barang, memberikan informasi pribadi dan tidak mendapatkan apapun kecuali identitas yang dikompromikan,” kata lembaga tersebut menambahkan.

    (pgr/pgr)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Prabowo Mau Percepat Transformasi Digital, Industri RI Siap?




    Next Article



    FBI Bongkar HP Penembak Donald Trump, Ini Cara Polisi Bobol Smartphone



    Insight for you Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.