Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Fakta Soal Pesawat Energi Matahari, Disebut Lebih Murah
    Insight News

    Fakta Soal Pesawat Energi Matahari, Disebut Lebih Murah

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa5 Mei 2022Updated:5 Mei 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Sebuah pesawat berpenampilan aneh muncul tahun 2016. Pesawat itu ditutupi dengan lebih dari 17 ribu panel surya.

    Kendaraan dengan disebut Solar Impulse 2 memiliki lebar sayap Boeing 747. Beratnya hanya seperti SUV, namun tanpa bahan bakar.

    Pesawat itu merupakan gagasan penjelajah Swiss, Bertrand Piccard dan insinyur Bertrand Borschberg. Tahun 2019 pesawat dibeli oleh Skydweller Aero, startup asal AS-Spanyol.

    Berikut fakta soal pesawat tersebut, dikutip dari CNN Internasional, Kamis (5/5/2022):

    Murah dan Lebih Hijau
    Pesawat ini untuk aplikasi yang lebih fleksibel dan lebih murah. Karena satelit mahal untuk dibangun dan harus diluncurkan ke orbit lewat roket yang biasanya ditenagai bahan bakar fosil.

    Selain itu pesawat juga lebih sustainable, karena satelit punya masa hidup terbatas dan akhirnya mati. Pada akhirnya akan menjadi masalah sampah antariksa.

    Skydweller akhirnya memodifikasi Solar Impulse 2 selama berbulan-bulan dan menerbangkannya lagi pada November 2022. Setelah itu telah melakukan 12 penerbangan uji di Spanyol sebelah tenggara.

    Diharapkan pada awal 2023, jenis pesawat itu bisa dikerahkan. Selain itu diyakini akan ada di pasar dengan jumlah hingga ribuan armada.

    Memantau Lautan

    Proyek tersebut juga menarik untuk digunakan pemerintah dan militer. Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) telah menginvestasikan US$5 juta di Skydweller menyelidiki kemampuan pesawat untuk patroli maritim.

    Namun CEO Skydweller, Robert Miller mengatakan dia melihat perusahaannya pada akhirnya jauh lebih komersial daripada berorientasi pada pemerintah.

    Banyak dari aplikasi potensial memiliki manfaat lingkungan. Termasuk memantau penggunaan sumber daya alam, misalnya untuk penangkapan ikan ilegal atau kebocoran minyak atau kebocoran minyak dari operasi pengeboran laut dalam.

    “Ada cara melakukannya dengan penginderaan jauh dari pesawat, namun sangat sulit untuk melakukannya sari satelit,” ungkapnya.

    [Dexpert.co.id]

    (npb/npb)


    Smart your life Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.