Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Fakta Ransomware Biang Kerok Mobile Banking BSI Error
    Insight News

    Fakta Ransomware Biang Kerok Mobile Banking BSI Error

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa12 Mei 2023Updated:12 Mei 2023Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Bank Syariah Indonesia (BSI) sempat mengalami serangan ransomware yang membuat layanan perbankannya mengalami gangguan mulai Senin (8/5) lalu.

    Lantas, apa itu ransomware? Secara garis besar, ransomware adalah salah satu jenis ‘malware’ alias virus berbahaya yang menyerang sistem komputer.

    Metodenya adalah melakukan enkripsi atau penguncian ke data korban, sehingga tak bisa diakses. Pelaku kejahatan bakal meminta tebusan agar korban bisa kembali mengakses data miliknya.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Pelaku Ransomware Sulit Dilacak

    Menurut Pakar Keamanan Siber dan Forensik Digital, Alfons Tanujaya, perkembangan teknologi membuat penjahat ransomware makin pintar dalam melancarkan aksinya. Keberadaan mereka sulit dilacak oleh penegak hukum.

    Pasalnya, mereka menggunakan teknologi canggih seperti mata uang kripto, enkripsi, dan The Onion Router (TOR) atau jalur komunikasi anonim.

    “Pelaku kejahatan menyamarkan jejaknya dengan TOR, lalu mengunci data penting korban dengan teknologi enkripsi, serta meminta uang tebusan menggunakan mata uang kripto,” kata dia dalam keterangan resmi yang diterima CNBC Indonesia, dikutip Jumat (12/5/2023).

    Dalam beberapa kasus, ketika korban menolak memberikan uang tebusan, penjahat ransomware akan menggunakan TOR untuk mempublikasikan dan menyebar data sensitif korban ke publik.

    Ransomware Menargetkan Perbankan

    Umumnya, serangan ransomware akan menargetkan sistem perusahaan, bukan individu. Terutama perusahaan yang memegang data sensitif pelanggan seperti layanan perbankan.

    Dengan begitu, perusahaan bakal ‘rela’ membayar tebusan dalam jumlah besar agar operasionalnya tidak kacau. Di Indonesia, setidaknya ada 3 serangan ransomware berskala besar yang terjadi sejak 2022 silam.

    Pada Januari lalu, Bank Indonesia (BI) menjadi korban ransomware jenis Conti. Mulanya ada 16 PC di kantor BI cabang Bengkulu yang terdampak.

    Kemudian serangan berkembang. Sebanyak 175 PC internal BI menjadi korban dengan data mencapai 44GB.

    Selanjutnya, Ditjen Pajak Kemenkeu juga sempat mengalami serangan serupa. Terakhir, pada November 2022, maskapai AirAsia melaporkan serangan ransomware yang mengakibatkan data pribadi 5 juta penumpang dan karyawan dipegang penjahat siber.

    Cara Menghindari Serangan Ransomware

    Alfons mengatakan ada beberapa langkah mitigasi yang bisa dilakukan untuk menghindar dari serangan ransomware. Antara lain melakukan patching alias penambalan celah keamanan pada semua software dan hardware secara berkala.

    Selain itu juga melakukan perlindungan melalui firewall yang diamankan dengan kebijakan yang konservatif dan memisahkan DMZ dengan intranet.

    Terakhir, membatasi jumlah orang yang bisa mengakses intranet yang memiliki data krusial. Tujuannya mencegah kebocoran jaringan dari kelemahan user yang biasanya jadi sasaran utama penjahat siber.

    “Namun, sekalipun semua usaha dilakukan tetap saja ransomware masih bisa menembus pertahanan,” kata Alfons.

    Ia melanjutkan, tak ada satupun produk sekuriti yang dapat mengamankan sistem 100% dari serangan ransomware. Pasalnya, banyak ransomware dijalankan secara manual oleh operator yang berpengalaman mencari kelemahan sistem pada sasarannya.




    High Technology Insight for you
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.