Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Fakta Ilmiah Radiasi HP Pemicu Kanker Otak, Ini Kata WHO
    Insight News

    Fakta Ilmiah Radiasi HP Pemicu Kanker Otak, Ini Kata WHO

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa4 September 2024Updated:4 September 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Kaitan antara paparan radiasi perangkat mobile seperti HP dengan peningkatan risiko kanker menjadi pertanyaan banyak orang. Namun, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memastikan keduanya tak memiliki hubungan.

    Hal tersebut diungkap dalam laporan terbaru WHO. Meski terjadi peningkatan signifikan pada penggunaan teknologi nirkabel, WHO mengatakan tak ada bukti kontribusinya terhadap peningkatan kanker otak.

    Bahkan, laporan WHO menunjukkan orang yang melakukan panggilan telepon dalam waktu lama dan orang yang menjajal HP selama lebih dari satu dekade, tidak berpengaruh dengan potensi kanker otak.

    Analisis final ini melibatkan 63 studi dari 1994 hingga 2022, yang dinilai oleh 11 investigator dari 10 negara, termasuk otoritas perlindungan radiasi pemerintah Australia.

    Studi menjelaskan efek frekuensi radio pada penggunaan HP, TV, monitor bayi, dan radar. Studi itu turut ditulis oleh Mark Elwood, profesor epidemiologi kanker di University of Auckland, Selandia Baru.

    Laporan itu mengamati perkembangan kanker otak pada orang dewasa dan anak kecil. Selain itu, dikaitkan pula kanker pada kelenjar ituitari, kelenjar ludah dan leukemia, dengan penggunaan HP, paparan BTS, dan transmitter.

    Sebelumnya, WHO dan organisasi kesehatan lainnya telah mengatakan tak ada bukti yang menunjukkan kaitan antara radiasi penggunakaan HP dengan kesehatan.

    Namun, WHO mengimbau agar dilakukan studi lebih lanjut. Sebagai catatan, pengumuman WHO itu sudah dilakukan pada 2011 silam.

    WHO melakukan evaluasi lebih lanjut dan dilaporkan akan rilis pada kuartal pertama tahun depan, dikutip dari Reuters, Rabu (4/9/2024).

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Bantu Bisnis UMKM Lindungi Data Digital, Paper.id Solusinya!





    Next Article



    iPhone Terbaru Masuk RI Harus Lewat Depok, Ini Alasannya



    Techno for life Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.