Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Facebook Bongkar Taktik China Kuasai Dunia
    Insight News

    Facebook Bongkar Taktik China Kuasai Dunia

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa1 Desember 2023Updated:2 Desember 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Meta membongkar taktik China menguasai dunia dengan memberikan pengaruh terselubung dan meningkatkan kampanye disinformasi. Tindakan itu dapat diperparah oleh kemajuan kecerdasan buatan (AI) generatif.

    Pernyataan tersebut diungkap perusahaan induk Facebook dalam laporan triwulanan terbarunya.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Menurut laporan itu, hanya Rusia dan Iran yang berada di peringkat di atas China dalam hal kampanye perilaku tidak autentik terkoordinasi (CIB). Perilaku ini biasanya melibatkan penggunaan akun palsu dan metode lain yang dimaksudkan untuk memanipulasi debat publik demi tujuan strategis.

    Meta mengatakan pihaknya menemukan ada tiga jaringan CIB pada kuartal ketiga, dua berasal dari China dan satu dari Rusia. Salah satu jaringan CIB China ditemukan ketika sedang melakukan operasi besar yang mengharuskan Meta menghapus 4.780 akun Facebook.

    “Orang-orang di balik aktivitas ini menggunakan akun palsu biasa dengan gambar profil dan nama yang disalin dari tempat lain di internet untuk memposting dan berteman dengan orang-orang dari seluruh dunia,” kata Meta mengenai jaringan China, dikutip dari CNBC International, Jumat (1/12/2023).

    “Hanya sebagian kecil dari mereka yang berbasis di Amerika Serikat. Mereka menyamar sebagai orang Amerika untuk mem-posting konten yang sama di berbagai platform,” imbuhnya.

    Disinformasi di Facebook muncul sebagai masalah besar menjelang pemilu AS tahun 2016 lalu. Saat itu aktor asing, terutama dari Rusia, mampu menyebarkan sentimen di situs tersebut, terutama dengan tujuan untuk mendukung pencalonan Donald Trump.

    Sejak itu, Facebook berada di bawah pengawasan yang lebih ketat untuk memantau ancaman dan kampanye disinformasi serta untuk memberikan transparansi yang lebih besar kepada publik.

    Meta pada Agustus lalu sudah pernah menghapus kampanye disinformasi terkait China, jumlahnya mencapai 7.700 akun Facebook yang terkait dengan jaringan CIB.

    Salah satu tren yang diperhatikan Meta mengenai kampanye CIB adalah meningkatnya penggunaan berbagai platform online seperti Medium, Reddit, dan Quora, dibandingkan dengan pelaku kejahatan yang mensentralisasi aktivitas dan koordinasi mereka di satu tempat.

    Perusahaan tersebut mengatakan, munculnya AI generatif menciptakan tantangan tambahan dalam hal penyebaran disinformasi. Namun sejauh ini pihaknya belum melihat bukti bahwa teknologi AI digunakan untuk membuat klaim peretasan.


    Artikel Selanjutnya


    Cara Hapus Threads Tanpa Kehilangan Akun Instagram

    (fab/fab)


    Teknologi Informasi Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.