Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»ETF Bitcoin Spot Disetujui, Ini Dampaknya Bagi Masa Depan Kripto
    Insight News

    ETF Bitcoin Spot Disetujui, Ini Dampaknya Bagi Masa Depan Kripto

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa11 Januari 2024Updated:14 Januari 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Dana yang diperdagangkan di bursa Bitcoin berbasis spot (ETF Bitcoin Spot) disetujui oleh regulator AS melalui Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC). Hal tersebut langsung memicu optimisme atas masa depan mata uang virtual tersebut.

    Pasar kripto terpantau ramai-ramai berada di zona hijau, menurut data CoinMarketCap pada Kamis (11/1/20234) pukul 05.31 WIB.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Bitcoin naik 1,34% ke US$46.462,95 dan secara mingguan mengalami apresiasi 8,8%. Ethereum berada di zona positif 8,03% dalam 24 jam terakhir dan dalam sepekan terbang 15,9%.

    Solana mengalami apresiasi 4,71% secara harian kendati dan secara mingguan menguat 4,32%. Begitu pula dengan Avalanche yang melonjak 12,32% dalam 24 jam terakhir dan secara mingguan berada di zona hijau 6,28%.

    Sebelumnya, Standard Chartered memprediksi bilai Bitcoin bisa tembus US$ 100.000 pada 2024 ini. Raksasa bank tersebut mengatakan kenaikan Bitcoin akan didorong oleh izin ETF (exchange traded fund/ETF) yang sudah ramai dibahas sejak 2023 lalu.

    Singkatnya, ETF merupakan izin agar Bitcoin bisa berlaku sebagai instrumen Reksa Dana. Hal tersebut bisa memicu minat para investor tradisional yang sebelumnya tak percaya dengan masa depan kripto.

    Sebab, Bitcoin akan jadi lebih mainstream dengan masuk ke instrumen keuangan yang lebih besar.

    ETF Bitcoin Spot sendiri merupakan sarana investasi yang memungkinkan investor mengetahui pergerakan harga Bitcoin di akun pialang reguler mereka dengan menitipkan dananya ke pada manajer investasi.

    Tidak seperti ETF Bitcoin berjangka, ETF Bitcoin Spot berinvestasi langsung pada bitcoin sebagai aset dasar, bukan kontrak derivatif berdasarkan harganya.

    Matrixport yang merupakan firma layanan keuangan kripto merilis laporan yang meramalkan nilai Bitcoin akan tembus US$ 63.140 pada April 2024 dan US$ 125.000 pada akhir tahun depan.

    “Berdasarkan model inflasi kami, lingkungan makro diperkirakan akan tetap menjadi pendorong yang kuat bagi kripto. Penurunan inflasi lainnya diperkirakan akan mendorong Federal Reserve untuk mulai menurunkan suku bunga,” kata Matrixport dalam laporannya beberapa saat lalu.

    “Dikombinasikan dengan arus geopolitik, dukungan moneter yang sehat ini akan mendorong Bitcoin ke level tertinggi baru pada tahun 2024,” ia menjelaskan.

    Beberapa orang menilai kebijakan moneter akan mendukung perkembangan Bitcoin yang selama ini dilihat sebagai aset berisiko tinggi. Sementara itu, banyak pula yang menilai Bitcoin sebagai ‘safe haven’, yakni aset aman untuk menaruh uang di tengah kondisi geopolitik yang tak menentu.


    Artikel Selanjutnya


    Binance Dibobol Hacker Kelas Dewa, Korban Tak Bisa Apa-Apa

    (fab/fab)


    Techno for life Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.