Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Era 3 Jenis Rupiah Sudah Dekat, BI Beberkan Perbedaannya
    Insight News

    Era 3 Jenis Rupiah Sudah Dekat, BI Beberkan Perbedaannya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa23 Desember 2022Updated:23 Desember 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Tak lama lagi, Indonesia akan memiliki tiga macam rupiah. Ini terkait dengan pengembangan mata uang digital yang tengah dilakukan.

    Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjito menjelaskan salah satu alat pembayaran di dalam negeri uang rupiah kertas atau logam. Selain itu adalah uang dalam bentuk kartu seperti debit, kredit, atau e-money. Terakhir adalah uang rupiah digital atau yang dikenal Rupiah Digital.

    “Karena sekarang masyarakat kita secara demografi ada yang masih ingin menggunakan alat pembayaran kertas. itu biasanya tua-tua kayak aku, ada yang masih ingin berbasis rekening, tadi kartu-kartu, ada yang perlu digital,” tutur Perry dalam acara Meniti Jalan menuju Rupiah Digital.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Mata uang digital sedang dalam tahap persiapan. Bank Indonesia menyiapkan detailnya dengan merilis buku putih atau white paper dengan judul Proyek Garuda.

    Perry mengatakan tiga jenis alat pembayaran itu menandakan Rupiah Digital tidak akan menghilangkan peredaran uang kertas. Namun diperkirakan uang digital itu akan mendominasi di masa depan.

    “Indonesia kurang lebih sekitar itu 60% milenial, apalagi anak-anak, cucu kita, itu memerlukan alat pembayaran digital,” kata Perry.

    Fungsi uang digital sendiri akan sama seperti rupiah lainnya. Salah satunya sebagai alat pembayaran digital yang sah di Indonesia, melengkapi uang kertas dan logam.

    Tujuan tersebut dicapai dengan penerbitan uang digital berdenominasi rupiah sebagai barang publik atau sovereign public goods. Ini berdasarkan pilihan teknologi, di mana mampu mendukung proses penerbitan serta peredaran.

    Bank Indonesia juga akan menjadikan Rupiah Digital sebagai instrumen inti untuk menjalankan tugasnya saat era digital. Caranya dengan mengembangkan desain yang menjamin keselarasan dengan pelaksanaan mandat BI di bidang moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran.

    Rupiah Digital juga akan menjadi elemen penting mendukung pengembangan sistem keuangan dan integrasi ekonomi keuangan digital secara nasional. Yakni dengan pengembangan sejumlah fitur untuk mendukung inovasi end-to-end, inklusi keuangan serta efisiensi.

    “Jadi bagaimana central bank digital currency ini untuk inklusi keuangan khususnya kalangan milenial dan bagaimana central bank digital currency ini saling kerja sama internasional,” ujar Perry.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Bos BI Buka-Bukaan Alasan Ngotot Terbitkan Rupiah Digital

    (npb)


    Innovation Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.