Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Elon Musk Tutup Kantor Twitter, Karyawan Sisa 3 Orang
    Insight News

    Elon Musk Tutup Kantor Twitter, Karyawan Sisa 3 Orang

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa17 Februari 2023Updated:17 Februari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Dua kantor Twitter di India dilaporkan ditutup. Laporan itu menyusul PHK yang berdampak pada 90% atau 200 orang karyawan di negara itu pada tahun lalu.

    Kantor yang ditutup berada di New Delhi dan Mumbai. Bloomberg melaporkan raksasa media sosial hanya menyisakan satu kantor di Bengaluru yang menampung sebagian besar engineer-nya, dikutip dari Reuters, Jumat (17/2/2023).

    Dilaporkan CNBC TV, tersisa 3 orang karyawan Twitter saat ini di India. Masing-masing memegang jabatan pimpinan, yakni Country Lead, Head of North and East, serta Head of South and West. 


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Namun Twitter tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Reuters.

    Sejak di bawah kepemimpinan Elon Musk, Twitter memang melakukan sejumlah aksi efisiensi. Termasuk PHK besar-besaran yang menimpa 50% dari jumlah seluruh karyawan atau 3.700 orang pada November lalu.

    Musk juga diketahui memecat beberapa petinggi Twitter sesaat setelah resmi membelinya. Salah satunya adalah Parag Agrawal yang menjabat CEO saat itu dan posisinya digantikan oleh Musk.

    Kebijakan pemangkasan jumlah pegawai juga masih terjadi hingga bulan lalu. Salah satunya adalah PHK pada lusinan pekerjaan di kantor Dublin Irlandia dan Singapura.

    Pegawai yang terdampak adalah mereka yang menangani moderasi konten global atau menangani ujaran kebencian dan pelecehan.

    Berdasarkan laporan yang beredar, PHK juga menimpa pegawai di berbagai tim dari yang menangani kebijakan misinformasi, seruan global, dan media negara.

    Nur Azhar Bin Ayob yang sebelumnya bekerja sebagai kepala integritas situs untuk Asia Pasifik jadi korban PHK Twitter saat itu. Ada juga direktur senior kebijakan pendapatan Analuisa Dominiguez yang masuk dalam daftar pemecatan.

    Informasi PHK ini dikonfirmasi oleh Ella Irwin selaku wakil presiden kepercayaan dan keamanan perusahaan. Namun dia tak merinci jumlah karyawan yang terdampak kebijakan perusahaan tersebut.

    “Kami memiliki ribuan orang dalam Trust and Safety yang mengerjakan moderasi konten dan belum memotong tim yang melakukan pekerjaan itu setiap hari,” ujarnya dikutip dari Channel News Asia.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Gaya Santai Parag Agrawal, CEO Twitter yang Dipecat Elon Musk

    (tib)


    Innovation Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.