Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Elon Musk Tiba-Tiba Sebut Singapura Menuju ‘Punah’, Ini Buktinya
    Insight News

    Elon Musk Tiba-Tiba Sebut Singapura Menuju ‘Punah’, Ini Buktinya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa8 Desember 2024Updated:8 Desember 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Elon Musk dalam akun X atau Twitternya tiba-tiba memberikan komentar bahwa Singapura dan beberapa negara lainnya akan mengalami ‘kepunahan’. Hal ini imbas tingkat fertilitas yang menurun pada negara-negara tertentu.

    Pernyataan Elon Musk ini bermula ketika ia membalas komentar dari Mario Nawfal (influencer di X) yang mengatakan Singapura mengalami krisis bayi. Dia mereferensi data yang dipaparkan oleh Newsweek.

    “Krisis Bayi di Singapura: Akankah Robot Menyelamatkan?” kutip tweet Nawfal. Disebutkan, bahwa angka kelahiran di Singapura telah mencapai titik terendah yakni hanya 0,97 anak per perempuan. Angka ini jauh di bawah 2,1 yang dibutuhkan untuk menopang populasi.

    “Artinya? Lebih banyak lansia, lebih sedikit pekerja, dan tenaga kerja menyusut. Dari pabrik hingga pengiriman makanan, robot menggantikan tenaga manusia yang kurang memadai,” ujarnya.

    “Pada tahun 2030, hampir 1 dari 4 warga Singapura akan berusia di atas 65 tahun, dan rasio dukungan telah anjlok menjadi 4 pekerja dewasa per lansia. Pada tahun 2014, rasionya adalah 6,” lanjutnya.

    Lebih lanjut, kata Nawfal, pemerintah Singapura meminta lebih banyak penyerapan tenaga kerja untuk orang tua dan mencoba untuk beralih ke pemakaian robot. Singapura diketahui merupakan negara dengan densitas robot terbanyak kedua di dunia.

    Kemudian, tweet ini dibalas oleh Elon Musk dengan satu kalimat singkat. ‘Singapore (and many other countries) are going extinct (Singapura (dan banyak negara lainnya) sedang menuju kepunahan),’ tulis pendiri SpaceX dan Tesla tersebut, dikutip Minggu (8/12/2024).

    (pgr/pgr)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Musk Buat Robotaxi, Tesla Setop Bikin Mobil Listrik




    Next Article



    Satelit Starlink Terbakar, Penyebabnya Masih Misterius



    High Technology Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.