Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Elon Musk Tertekan Jelang Pemilu AS, Ada Apa?
    Insight News

    Elon Musk Tertekan Jelang Pemilu AS, Ada Apa?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa6 Agustus 2024Updated:6 Agustus 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Elon Musk dapat desakan dari lima negara bagian jelang pemilu Amerika Serikat (AS). Chatbot milik perusahaan media sosialnya X, Grok dinilai bermasalah.

    Menteri Luar Negeri dari Minnesota, Pennsylvania, Washington, Michigan dan New Mexico itu mengatakan platform telah menyebarkan informasi salah soal pemilu mendatang. Elon Musk diminta untuk memperbaiki chatbot tersebut.

    “Sebagai menteri luar negeri yang kantornya dan 37 konstituennya terdampak dengan informasi palsu yang diberikan oleh platform Anda, kami meminta Anda merubah asisten pencarian AI di X, Grok, memastikan pemilih mendapatkan informasi akurat pada tahun pemilu yang kritis,” jata pejabat dari seluruh negara bagian dalam surat terbuka kepada Musk, dikutip dari Reuters, Selasa (6/8/2024).

    Grok dianggap memberikan berita yang salah, termasuk terkait Kamala Harris. Dia merupakan calon presiden yang didukung presiden AS dari Partai Demokrat Joe Biden yang telah mengundurkan diri dari pencalonan sebelumnya.

    Harris disebut Grok telah melewatkan tenggat waktu pemungutan suara di sembilan negara bagian. Menurut surat dari lima negara bagian itu yang terjadi sebaliknya.

    “Ini salah, pada sembilan negara bagian yang terjadi sebaliknya,” ujar mereka.

    Mereka juga merujuk penggunaan Grok hanya untuk pelanggan premium X saja. Menurut mereka, meski hanya untuk pelanggan berbayar, namun informasi salah itu dibagikan pada jutaan orang lainnya yang ada di media sosial.

    Seharusnya, para pejabat tersebut mengatakan X mengarahkan pengguna Grok pada situs soal informasi pemilu AS yakni CanIVote.org.

    Reuters menuliskan media sosial X tidak segera menanggapi permintaan komentar terkait surat terbuka para pejabat di lima negara bagian itu.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Elon Musk Ancam Larang Penggunaan Perangkat Apple di Perusahaannya




    Next Article



    Bisnis Berdarah-Darah, Trump Minta Bantuan Elon Musk



    Hitech for better life Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.