Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Elon Musk Terima Hacker iPhone Kerja di Twitter, Ini Tugasnya
    Insight News

    Elon Musk Terima Hacker iPhone Kerja di Twitter, Ini Tugasnya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa24 November 2022Updated:24 November 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – George Hotz yang dikenal sebagai hacker iPhone melamar sebagai pegawai magang di Twitter selama 12 minggu. Elon Musk, pemilik dan bos baru raksasa teknologi itu, dengan tangan terbuka lamaran tersebut.

    Hotz ‘melamar’ pekerjaannya itu lewat akun Twitternya, sambil mendukung kebijakan Musk untuk bekerja sangat keras pada karyawannya. “Ini adalah sikap membangun hal-hal luar biasa,” tulisnya dan menuliskan siap bekerja sebagai pemagang selama 12 minggu.

    “Tentu, mari kita bicara,” kata Musk dalam balasan tweetnya, dikutip dari The Verge, Kamis (24/11/2022).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Selama 12 minggu, Hotz akan mengerjakan memperbaiki fitur Search. Selain itu juga menghapus permintaan mencegah orang bisa masuk tanpa log-in.

    Sebelumnya Hotz hampir bekerja di bawah Elon Musk di Tesla. Namun diskusi tersebut batal akibat Musk yang kerap mengubah ketentuan kesepakatan keduanya, ungkap Hotz.

    “Namun seperti yang saya katakan, saya tidak sedang mencari pekerjaan. Saya akan ping saat saya menghancurkan Mobileye,” ungkapnya saat itu.

    Saat itu, Mobileye merupakan perusahaan pemasok sejumlah teknologi sistem autopilot yang digunakan Tesla. Kedua perusahaan mengakhiri kerja sama pada tahun 2016.

    Sementara itu Hotz diketahui pernah bekerja pada perusahaan bantuan pengemudi tingkat lanjut Comma.ai. Kemudian akhir bulan lalu, dia mengumumkan keluar dari perusahaan.

    Saat mengumumkan kepergiannya akhir bulan lalu, Hotz menuliskan catatan untuk Comma.ai butuh gaya pemimpin baru. Menurutnya hal itu untuk meningkatkan dari tingkat startup menjadi bisnis dengan fokus pada konsumen berkelanjutan.

    Sebagai informasi, Comma.ai berbeda dengan Tesla yang menggunakan teknologi bawaan. Comma.ai sendiri bertujuan membangun teknologi bantuan pengemudi yang bisa dipasang ke mobil yang telah ada sebelumnya.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Elon Musk Tolak Permintaan Twitter untuk Percepat Sidang

    (npb/npb)


    Teknologi Informasi Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.