Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Elon Musk Tantang CEO Twitter Debat Bahas Akun Palsu
    Insight News

    Elon Musk Tantang CEO Twitter Debat Bahas Akun Palsu

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa7 Agustus 2022Updated:7 Agustus 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Orang terkaya dunia, Elon Musk memprovokasi Twitter dan menantang CEO Twitter Parag Agrwal untuk berdebat di depan publik. Musk menantang terkait akun palsu dan spam di tengah pertempuran hukum yang kontroversial atas akuisisi Twitter senilai US$ 44 miliar atau sekitar Rp 634 triliun.

    Seperti diketahui, Musk pernah mengumumkan rencana akuisisi platform media sosial tersebut pada April 2022. Lalu, dia mundur dari kesepakatan karena berdalih bahwa perusahaan berlogo burung biru ini melanggar perjanjian terkait akun bot atau palsu. Bos Tesla itu menuduh Twitter menyesatkan para investor dan pengguna tentang jumlah akun palsu di platformnya. 

    Kemudian Twitter menggugat Musk di pengadilan kanselir Delaware untuk memastikan kesepakatan akan berjalan seperti yang dijanjikan. Namun, Musk malah mengajukan gugatan balik. 


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Mengutip CNBC International, dalam serangkaian tweet yang mulai ditulis Musk pada Sabtu, 6 Agustus lalu, dia berinteraksi dengan seorang penggemar yang merangkum tuduhannya tentang Twitter, termasuk soal data usang dan kumpulan data palsu. 

    “Ringkasan masalah yang bagus. Jika Twitter bersedia memberikan metode pengambilan sampel 100 akun dan bagaimana mereka dikonfirmasi sebagai akun asli, kesepakatan [akuisisi] harus dilanjutkan dengan syarat dan ketentuan yang dijanjikan. Namun, jika ternyata pengajuan SEC mereka secara material salah, maka akuisisi seharusnya tidak dilanjutkan,” kata Elon.

    Lalu, tepat setelah jam 9 pagi pada Sabtu, Musk memulai jajak pendapat di Twitter. Dia meminta pengikutnya memilih apakah menurut mereka pengguna harian Twitter yang palsu/spam jumlahnya kurang dari 5 persen. 

    Usai menggelar jajak pendapat itu, Musk lalu menantang bos Twitter untuk debat publik. 

    “Dengan ini saya menantang @paraga untuk debat publik tentang persentase bot Twitter. Biarkan dia membuktikan kepada publik bahwa Twitter memiliki

    Mengutip CNBC Internasional, sebuah sumber yang dekat dengan Twitter mengatakan perdebatan tidak akan terjadi di luar persidangan yang tertunda.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    ‘Kuasai’ Twitter, Ini Rencana Besar Bos Tesla Elon Musk

    (hsy/hsy)


    Innovation Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.