Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Elon Musk ‘Selingkuh’, Tesla Dikabarkan Mau PHK Lagi
    Insight News

    Elon Musk ‘Selingkuh’, Tesla Dikabarkan Mau PHK Lagi

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa22 Desember 2022Updated:24 Desember 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) dilaporkan bakal menghantam Tesla pada awal 2023. Perusahaan yang dipimpin Elon Musk tersebut juga berhenti menerima pegawai baru.

    Reuters mengutip Elctreck pada Kamis (22/12/2022), melaporkan rencana PHK di Tesla pada kuartal I/2023, berdasarkan sumber yang mengetahui rencana tersebut.

    Telsa tidak memberikan komentar atas permintaan komentar dia Reuters.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Langkah efisiensi tersebut terjadi saat investor Tesla mencemaskan kondisi perusahaan karena Elon Musk, sebagai CEO, sibuk mengelola Twitter. Musk membeli Twitter dalam kesepakatan senilai US$44 miliar pada Oktober.

    Analis Tesla juga telah memangkas target harga saham Tesla karena mencemaskan penurunan permintaan atas mobil listrik di China.

    Musk sebelumnya telah mengumumkan rencana efisiensi di Tesla. Pada Juni, ia mengatakan akan memangkas pengeluaran gaji Tesla sebesar 10% dalam tiga bulan.

    Kecemasan atas kurang perhatiannya Elon Musk, bahkan disuarakan oleh fans terbesar orang terkaya kedua di dunia tersebut. 

    Fanboy Elon Musk dan pemegang saham individu terbesar Tesla, Leo Kaguan marah besar mengatakan Musk telah meninggalkan Tesla dan perusahaan itu tidak punya CEO untuk bekerja.

    “Apakah kita hanya orang bodoh yang membawakan tas Elon? Kita butuh seorang algojo seperti Tim Cook [bos Apple] bukan Elon,” ucapnya dikutip dari NYPost, Jumat (16/12/2022).

    Di Tesla, Musk diketahui telah menjual miliaran dolar saham untuk membeli Twitter. Sejumlah orang termasuk eksekutif, insinyur dan pengacara dari perusahaan, SpaceX dan Boring Co didatangkan ke Twitter untuk membantunya.

    Administrator NASA, Bill Nelson juga sampai harus mempertanyakan soal pekerjaan lembaganya dengan SpaceX yang diketahui telah bekerja sama selama beberapa waktu lalu. Dia mengatakan kepada Presiden dan COO SpaceX Gwynne Shottwell, apakah ‘gangguan’ Musk di Twitter bisa mempengaruhi pekerjaan NASA dan SpaceX.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Elon Musk Jual Saham Tesla Rp 62 T Usai Beli Twitter, Kenapa?

    (dem/dem)


    Smart your life Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.