Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Elon Musk Selangkah Lagi Bawa Manusia ke Mars, Jadwalnya Sudah Ada
    Insight News

    Elon Musk Selangkah Lagi Bawa Manusia ke Mars, Jadwalnya Sudah Ada

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa27 September 2024Updated:28 September 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Elon Musk berencana akan membawa misi berawak pertama ke Mars dalam 4-5 tahun lagi. Perjalanan orang ke planet tersebut akan bergantung pada misi tanpa awak selama dua tahun ke depan.

    CEO SpaceX itu menjelaskan akan ada lima perjalanan Starship tanpa awak ke Mars. Jika misi itu berjalan lancar, maka misi berawak pertama akan dilakukan paling cepat 2028.

    Namun jika misi tanpa awak mengalami tantangan, maka perjalanan orang ke Mars akan ditunda dua tahun lagi. Dia bermimpi akan ada ribuan perjalanan ke tetangga Bumi di masa depan.

    “Kami ingin memungkinkan setiap orang yang ingin jadi penjelajah luar angkasa untuk pergi ke Mars! Artinya Anda atau keluarga atau teman Anda, siapapun yang memimpikan petualangan hebat. Pada akhirnya akan ada ada ribuan Starship pergi ke Mars dan menjadi pemandangan luar biasa untuk dilihat! Bisa Anda bayangkan?” kata Musk dikutip dari Digital Trends, Jumat (27/9/2024).

    Sekarang SpaceX tengah menunggu izin dari Federal Aviation Administration (FAA). Izin tersebut untuk melanjutkan uji terbang orbital kelima Starship, yakni dengan roket Super Heavy tahap pertama dan kapal Starship tahap atas.

    FAA masih menyelidiki dampak lingkungan dari penerbangan kapal Starship. Termasuk terkait langkah keselamatan untuk penerbangan kelima.

    Namun izin itu nampaknya bisa keluar lebih lama. Karena FAA menyatakan butuh waktu menyelesaikan semuanya hingga akhir November mendatang.

    FAA beralasan waktu yang lama dibutuhkan karena Space melakukan modifikasi konfigurasi penerbangannya. Selain itu perusahaan juga memberikan informasi pada Agustus lalu.

    Dengan begitu membuat FAA perlu lebih banyak waktu untuk melakukan penyelidikan lebih dalam dari yang diperkirakan sebelumnya.

    Sementara itu, perjalanan membawa orang ke Mars juga bisa saja tidak sesuai rencana. Bukan hanya karena masalah izin FAA, namun kebiasaan Musk yang sering membuat rencana yang akhirnya meleset di masa lalu.

    Tahun 2016, Musk mengatakan SpaceX akan mengirim roket ke Mars paling cepat tahun 2018. Selain itu, dia pernah merencanakan Starship akan melakukan penerbangan pertamanya ke Mars tahun ini.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Hotel 3D Pertama Berdiri di AS Dibangun dengan Printer Vulcan




    Next Article



    Video: Jokowi dan Elon Musk Bakal Resmikan Peluncuran Starlink di Bali



    Innovation Insight for you
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.