Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Elon Musk Raja Satelit, Makin Kencang Jajah Luar Angkasa
    Insight News

    Elon Musk Raja Satelit, Makin Kencang Jajah Luar Angkasa

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa25 November 2024Updated:25 November 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Elon Musk kian gencar ‘menjajah’ luar angkasa. Lewat perusahaannya SpaceX, miliarder itu meluncurkan lebih banyak lagi satelit telekomunikasi Starlink ke antariksa.

    Roket Falcon 9 dijadwalkan akan lepas landas dari Stasiun Angkatan Antariksa Cape Canaveral, Florida, Amerika Serikat (AS). Peluncuran direncanakan pada Senin pagi waktu setempat (25/11/2024) dalam rentang 3,5 jam yang dimulai pukul 4:35 pagi.

    Roket itu akan memboyong 23 satelit. Termasuk di antaranya adalah 12 unit dengan kemampuan baru untuk terhubung langsung ke smartphone, dikutip dari Space, Senin (25/11/2024).

    Jika peluncuran lancar, maka tahap pertama Falcon 9 akan kembali ke Bumi delapan menit setelah lepas landas. Pendaratan akan dilakukan dalam pesawat nirawak yang berada di Samudera Atlantik.

    Sementara itu tahap atas roket akan terus naik ke orbit rendah. Penempatan satelit di sana akan terjadi sekitar 65 menit setelah Falcon 9 lepas landas dari Bumi.

    Starlink memang menjadi proyek ambisius milik Musk. Konstelasi satelit itu terus bertumbuh seiring berjalannya waktu.

    Sepanjang 2024 ini, SpaceX menjalankan 115 misi Falcon 9 dan 70% merupakan penerbangan untuk mengangkut Starlink.

    Sementara itu, kemampuan menghubungkan langsung jaringan internet Starlink ke smartphone atau dikenal dengan direct-to-cell akan segera dirilis Starlink dalam waktu dekat. Informasi soal hal ini sudah diunggah perusahaan dalam laman resminya.

    Untuk kemampuan teks dimulai 2024, tanpa mengumbar secara spesifik tanggalnya. Berikutnya kemampuan voice & data serta iot akan bisa dinikmati tahun depan.

    Starlink menuliskan kemampuan itu bisa digunakan secara global. Namun belum diketahui apakah Indonesia akan segera bisa menikmati juga fitur tersebut.

    Dalam laman resminya baru beberapa operator seluler di sejumlah negara yang punya akses menggunakannya. Mulai dari Amerika Serikat, Australia, Kanada, Selandia Baru, Jepang, Swiss, Chili, dan Peru.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Musk Buat Robotaxi, Tesla Setop Bikin Mobil Listrik





    Next Article



    Bukan Ribut, Raksasa Internet Kabel Malah Gandeng Starlink



    Innovation Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.