Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Elon Musk Pusing Cari Uang, Minta Tolong ke Google
    Insight News

    Elon Musk Pusing Cari Uang, Minta Tolong ke Google

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa21 September 2023Updated:22 September 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Sejak mencaplok Twitter pada akhir tahun lalu dan mengubahnya jadi X, Elon Musk sudah melakukan berbagai upaya untuk menambah pemasukan perusahaan.

    Salah satunya dengan menerapkan biaya langganan per bulan. Bahkan, Musk berencana menjadikan X sebagai platform yang sepenuhanya berbayar bagi seluruh pengguna.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Baru-baru ini, Musk mengeluarkan pernyataan kontroversial. Menurut dia, pendapatan X turun 60% gara-gara kelompok Yahudi ‘Anti-Defamation League’ (ADL).

    CEO Linda Yaccarino juga tak bisa menyelesaikan masalah X yang kekurangan iklan. Alhasil, Musk dan Yaccarino mulai melirik opsi lain. Mereka mengindikasikan akan berpindah dari platform iklan internal milik Twitter ke vendor eksternal.

    Pada Mei lalu, Twitter mulai menjual slot iklan melalui marketplace iklan InMobi. Terbaru, Google mengonfirmasi kesepakatannya menjual ruang iklan untuk Twitter.

    Jadi, strategi baru Twitter adalah menjual iklannya via Google, dikutip dari Qz, Kamis (21/9/2023).

    Ironisnya, selama ini Musk terang-terangan menyebut ia benci dengan industri iklan. Saat pertama kali mengakuisisi Twitter, 92% pendapatan perusahaan berasal dari iklan.

    Musk kemudian membuat fitur langganan agar platform itu tak cuma berhantung pada iklan. Namun, kondisi bisnis yang makin sulit agaknya memaksa Musk untuk kembali bergantung pada iklan.

    Senior analis Insider Intelligence, Max Willens, mengatakan kemitraan dengan Google membuktikan Twitter sedang empot-empotan untuk menghasilkan uang.

    “Twitter harus memperbaiki hubungan dengan agensi dan brand besar, ketimbang bertumpu pada pengiklan skala kecil,” kata dia.



    Artikel Selanjutnya


    Utang Twitter ke Google Menumpuk, Tak Mau Bayar

    (fab/fab)


    Smart your life Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.