Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Elon Musk Orang Terkaya di Bumi, Kini Makin Kencang Jajah Antariksa
    Insight News

    Elon Musk Orang Terkaya di Bumi, Kini Makin Kencang Jajah Antariksa

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa10 September 2024Updated:10 September 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Elon Musk masih mantap bertengger sebagai orang terkaya di dunia. Menurut laporan Fores, harta Musk saat ini mencapai US$ 244,9 miliar atau setara Rp 3.787 triliun.

    Tak cukup menguasai jejeran orang terkaya di Bumi, Musk kini makin kencang mengepakkan sayap untuk ‘menjajah’ antariksa melalui satelit Starlink.

    Dikutip dari Independent, Selasa (10/9/2024), Musk saat ini menguasai 2/3 satelit aktif yang mengorbit Bumi, menyusul peluncuran satelit Starlink ke-7.000 pada pekan ini.

    Konstelasi satelit internet yang dibangun dan dioperasikan SpaceX milik Musk tersebut telah bertumbuh rata-rata tiga satelit per hari sejak pertama kali meluncur pada 2019 silam.

    Data terbaru dari tracker satelit non-profit CelesTrak menunjukkan SpaceX memiliki 6.370 satelit Starlink aktif di orbit rendah Bumi (LEO). Ratusan lainnya terpantau tak aktif atau tak berada dalam orbit.

    Peningkatan jumlah satelit Starlink milik Musk meningkat tiga kali lipat hanya dalam kurun waktu 3 tahun. Saat ini, kontribusinya sebesar 62% dari keseluruhan satelit yang beroperasi di antariksa atau 10 kali lebih banyak ketimbang pesaing utama Starlink, yakni OneWeb asal Inggris.

    SpaceX berencana meluncurkan 42.000 satelit untuk merampungkan konstelasi Starlink. Satelit itu diklaim mampu menyediakan internet berkecepatan tinggi dan konektivitas ponsel di berbagai penjuru dunia.

    Saat ini Starlink sudah beroperasi di 102 negara termasuk Indonesia. Penggunanya sudah lebih dari 3 juta.

    Starlink berencana meluncurkan layanannya ke lebih banyak negara. Hanya beberapa yang tak masuk dalam daftar, yakni Afghanistan, China, Iran, Korea Utara, Rusia, dan Suriah.

    Masyarakat di negara-negara tersebut masih bisa mengakses internet Starlink dengan peralatan yang diimpor secara ilegal. Salah satunya kelompok aktivis Iran yang dilaporkan menyelundupkan puluhan perangkat Starlink ke negaranya pada 2022 lalu.

    “Starlink saat ini menguasai hampir 2/3 satelit aktif di Bumi,” kata Musk dalam unggahan di akun X personalnya.

    Dominasi SpaceX memicu kekhawatiran dari beberapa pihak. Pasalnya, posisi Musk menjadi sangat kuat sebagai orang terkaya sekaligus pengontrol SpaceX dan jaringan Starlink.

    “Di antara Tesla, Starlink, dan Twitter, saya merupakan orang yang memiliki data ekonomi global secara real-time lebih dahulu dibandingkan orang lain,” kata Musk melalui tweet-nya pada April 2023 lalu.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video:Dijemput Luhut Disambut Jokowi, Elon Musk Cuma Bawa Rp30 M ke RI





    Next Article



    Elon Musk Buka-bukaan Jati Diri Sebenarnya



    Insight for you Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.