Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Elon Musk Orang Paling Berbahaya di Bumi, Ini Dosa Besarnya
    Insight News

    Elon Musk Orang Paling Berbahaya di Bumi, Ini Dosa Besarnya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa12 Agustus 2024Updated:13 Agustus 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Mantan Menteri Pertama Skotlandia, Humza Yousaf, blak-blakan menyebut Elon Musk sebagai salah satu “orang paling berbahaya di muka Bumi”.

    Hal ini disampaikan di hadapan audiens di acara Edinburgh Festival Fringe, pada Kamis (8/8) pekan lalu waktu setempat.

    Yousaf mengatakan Musk yang merupakan orang terkaya di dunia menggunakan kekuasaannya untuk melakukan hal-hal jahat.

    Komentar ini disampaikan setelah Musk menghapus unggahan bersifat disinformasi pada akun X miliknya. Sebuah post mengatakan kamp penahanan didirikan di Kepulauan Falkland bagi mereka yang terlibat dalam kerusuhan yang disertai kekerasan dalam seminggu terakhir.

    Musk lantas mengunggah kembali (repost) unggahan itu. Namun, setelah mendapat kecaman, ia akhirnya menghapusnya.

    Ia berkali-kali mengeluarkan komentar kontroversial terkait isu politik dan isu sensitif lainnya. Parahnya, Musk kerap turut menyebarluaskan informasi tak akurat.

    Musk juga menambah runyam dengan komentarnya bahwa perang saudara di Inggris tak terelakkan. Hal ini lantas dikomentari Perdana Menteri Inggris Keir Starmer yang menyebut pernyataan itu tak berdasar.

    Yousaf mengatakan Musk bukan orang bodoh. Bahkan, ia adalah sosok sangat cerdas dan jenius dalam hal bisnis dan teknologi.

    Ia mengatakan Musk bisa mencari tahu apakah informasi yang ia turut besar-besarkan lewat media sosial akurat atau tidak. Namun, Musk memilih untuk ikut arus dan malah memperburuk suasana.

    Kendati demikian, Yousaf mengatakan X yang merupakan platform milik Musk tidak sepatutnya diblokir di Inggris pasca kejadian ini. Namun, platform online harus diatur lebih ketat untuk membasmi muatan-muatan negatf, provokatif, dan tak benar.

    Kerusuhan pecah di Inggris setelah konten misinformasi beredar di media sosial soal identitas pelaku pembunuhan tiga perempuan muda pada 29 Juli lalu. Konten di media sosial menuding pelaku penusukan adalah penduduk Muslim pendatang (migran).

    Perusuh bentrok dengan polisi di beberapa kota. Pemilik media sosial X, Elon Musk menambah parah kerusuhan dengan membagikan informasi sesat kepada jutaan pengikutnya. Musk juga menyatakan bahwa “perang sipil” tidak bisa dihindari di Inggris.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Elon Musk Ancam Larang Penggunaan Perangkat Apple di Perusahaannya




    Next Article



    Elon Musk Tiba-Tiba Sebut Janda Alasan Peradaban Punah



    Hitech for better life Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.