Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Elon Musk Langgar Hukum demi Menangkan Donald Trump di Pilpres AS
    Insight News

    Elon Musk Langgar Hukum demi Menangkan Donald Trump di Pilpres AS

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa25 Oktober 2024Updated:26 Oktober 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) memperingatkan komite politik ‘America PAC’ milik Elon Musk terkait potensi pelanggaran hukum dalam kampanyenya mendukung Donald Trump Pilpres AS.

    Salah satu dukungan yang diberikan Musk adalah menjanjikan undian berhadiah jutaan dolar untuk pemilih terdaftar di negara bagian. Menurut sumber kepada CNN International, cara tersebut kemungkinan melanggar hukum federal.

    Sebelumnya dikabarkan, Musk mengumumkan hadiah sebesar US$1 juta yang bertujuan untuk meningkatkan pendaftaran pemilih bimbang (swing voters) di negara-negara bagian. 

    Janji Musk untuk membayar hadiah kepada pemilih terdaftar lantas menimbulkan kekhawatiran dari para ahli hukum pemilu dan beberapa pejabat negara bagian yang mempertanyakan apakah tindakan tersebut melanggar hukum.

    Hukum federal melarang pembayaran kepada orang-orang untuk mendaftar sebagai pemilih. Hadiah tersebut dijanjikan kepada orang-orang yang dipilih secara acak untuk menandatangani petisi yang mendukung kebebasan Amandemen Pertama dan Kedua. Namun, untuk menandatangani petisi, Anda harus terdaftar sebagai pemilih di negara bagian tertentu.

    Sebuah surat dari divisi integritas publik DOJ yang menyelidiki potensi pelanggaran hukum terkait pemilu, telah dikirim ke komite aksi politik Musk.

    “Kami ingin mencoba mendapatkan lebih dari satu juta, mungkin 2 juta pemilih di negara bagian ‘medan perang’ untuk menandatangani petisi yang mendukung Amandemen Pertama dan Kedua,” kata Musk saat mengumumkan undian berhadiah di acara kampanye Trump di Harrisburg, Pennsylvania, Sabtu (19/10).

    “Kami akan memberikan US$1 juta secara acak kepada orang-orang yang telah menandatangani petisi, setiap hari, mulai sekarang hingga pemilihan,” imbuhnya.

    CNN telah menghubungi untuk meminta komentar dari Musk, beberapa alamat email yang tercantum di situs web super PAC, bendahara kelompok tersebut, dan tim pers Musk di platform X.

    DOJ menolak berkomentar.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Elon Musk Pamerkan Robotaxi ‘Cybercab’, Pembunuh Driver Online!




    Next Article



    Joe Biden Habis Kena ‘Roasting’ Elon Musk, Disebut Mau ‘Mancing’



    Innovation Insight for you
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.