Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Elon Musk Hampir Putus Asa Sampai Mau Blokir Eropa, Ada Apa?
    Insight News

    Elon Musk Hampir Putus Asa Sampai Mau Blokir Eropa, Ada Apa?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa21 Oktober 2023Updated:21 Oktober 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Pemilik platform media sosial X (dulu Twitter), Elon Musk mengaku berencana akan menghapus layanan X yang sebelumnya bernama Twitter dari Eropa. Hal ini ia lakukan sebagai tanggapan terhadap peraturan platform internet baru di wilayah tersebut.

    Aturan itu mengharuskan raksasa media sosial untuk menyapu bersih konten negatif dan berisi muatan tak akurat dari platform mereka. Jika tak patuh, penyedia platform bisa terkena denda 6% dari total pendapatan di wilayah Eropa.

    Komisioner Eropa untuk pasar internal, Thierry Breton, menyurati langsung para bos-bos raksasa teknologi, termasuk Elon Musk. Hal itu menyusul konflik yang pecah di Timur Tengah, antara kelompok Hamas dan Israel.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    X dan layanan internet lainnya diduga turut membuat panas situasi yang terjadi karena banyaknya konten sesat tersebar melalui platform mereka.

    Dilaporkan Insider, Jumat (20/10/2023), Musk sangat kesal dan frustrasi dengan tuntutan untuk memenuhi aturan Digital Services Act (DSA), kata seorang sumber dalam. DSA adalah payung hukum yang mengawasi ketat peredaran konten online di Eropa

    Sumber tersebut mengatakan Musk berencana angkat kaki dari wilayah Eropa, sebab merasa tak bisa memenuhi aturan DSA yang berlaku di pasar tersebut.

    Jika benar, hal ini serupa dengan yang dilakukan Meta. Anak aplikasinya yang terbaru, Threads, diblokir dari warga di Eropa.

    Kekhawatiran Musk kena denda 6% bukan tak beralasan. Pasalnya, sulit mematuhi aturan DSA ketika mayoritas divisi ‘Trust and Safety’ di perusahaan yang bertugas memoderasi konten telah di-PHK.

    Musk dan perwakilan X tak merespons permintaan untuk mengonfirmasi kabar ini. Kendati begitu, Musk sesumbar di akun X personalnya bahwa laporan Insider salah.

    Perwakilan Komisi Eropa juga menolak berkomentar. Namun, dalam peringatan terbaru yang diajukan ke Facebook dan TikTok, tak ada surat yang diberikan ke X.



    Artikel Selanjutnya


    Tuduh Threads Instagram “Curang”, Twitter Ancam Tuntut Meta

    (dce)


    Innovation Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.