Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Eks Google Ramai-Ramai Jadi ‘Mafia’ Startup, CEO Buka Suara
    Insight News

    Eks Google Ramai-Ramai Jadi ‘Mafia’ Startup, CEO Buka Suara

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa16 Juni 2023Updated:17 Juni 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Pada awal tahun ini, Google melakukan PHK terhadap ribuan karyawan. Ada juga ‘rombongan’ yang mengundurkan diri berjamaah untuk pindah ke perusahaan kompetitor.

    Salah satunya OpenAI, perusahaan yang mengembangkan layanan populer ChatGPT. Ketertarikan karyawan Google untuk beralih ke OpenAI lantaran teknologi kecerdasan buatan (AI) digadang-gadang sebagai masa depan.

    Selain itu, ternyata banyak pula karyawan yang akhirnya menjadi ‘mafia’ dengan mendirikan startup mereka sendiri. Ketika ditanya soal fenomena eks karyawan Google yang berlomba-lomba bikin usaha sendiri, CEO Sundar Pichai menanggapi dengan santai.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Mantan karyawan Google meninggalkan perusahaan untuk menciptakan lebih dari 2.000 startup. Menurut saya ini hal yang sangat baik,” kata dia, dikutip dari IndiaToday, Jumat (16/6/2023).

    “Beberapa di antara mereka kembali jadi klien Google untuk infrastruktur cloud. Bisa dibilang mereka ‘kembali’ ke Google,” ia menuturkan.

    Secara garis besar, Pichai bangga karena mantan karyawan Google bisa berkembang setelah ‘lulus’ dari raksasa teknologi tersebut. Selain itu, ia menganggap mereka kembali ke Google dengan menjadi klien perusahaan.

    Saat disinggung soal AI, Pichai mengakui Google masih punya banyak ‘PR’. Menurut dia, kompetisi AI memang kencang. Namun, Google sudah cukup lama dan matang dalam pengembangannya.

    “Momentum saat ini sangat kompetitif. Kami sudah lama mengembangkan AI. Saya optimis, posisi kami di industri AI lebih mudah dibandingkan dulu saat pertama kali menggarap sektor mobile,” ia menjelaskan.


    Artikel Selanjutnya


    Google Panik! Minta Semua Karyawan Fokus Kalahkan ChatGPT

    (fab/fab)


    Innovation Insight for you
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.