Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Ekonomi RI Dibuka Bertahap, Ahli UI Ingatkan Masalah Ini
    Insight News

    Ekonomi RI Dibuka Bertahap, Ahli UI Ingatkan Masalah Ini

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa30 Agustus 2021Updated:30 Agustus 2021Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta – Pemerintah sudah mulai membuka secara bertahap kegiatan ekonomi yang dimulai dari pusat perbelanjaan atau mal seiring kesuksesan PPKM menurunkan kasus Covid-19 di Indonesia. Namun sudah idealkah kondisi sekarang?

    Menurut Epidemiologi UI Pandu Riono, kondisi saat ini kurang ideal. Pasalnya cakupan vaksinasi Covid-19 hanya terdapat di ibu kota saja.

    “Belum ideal, karena kalau melihat cakupan vaksinasi itu tinggi hanya penduduk Jakarta,” kata Pandu Riono dalam program Evening Up CNBC Indonesia, Senin (30/8/2021).

    Namun diharapkan bukan hanya warga Jakarta saja yang divaksinasi. Namun semua orang yang melakukan aktivitas Jakarta tapi bukan penduduk ibukota juga harus mendapatkan vaksin Covid-19. Dia menuturkan harapan itu butuh dibantu termasuk dari pihak swasta untuk mengejar cakupan vaksinasi tinggi.

    “Kita ingin semua orang yang beraktivitas di Jakarta baik bukan penduduk Jakarta harus sudah divaksinasi. Ini butuh bantuan dari teman-teman swasta, masyarakat lain. Supaya mengejar cakupan vaksinasi yang lebih tinggi,” jelasnya.

    Jika wilayah di sekitar Jakarta cakupan vaksinasi masih rendah akan berpengaruh ke wilayah ibukota. Dia menyebutkan jumlah penduduk yang beraktivitas bisa 2-3 kali penduduk resmi Jakarta, dan inilah yang akan menyulitkan.

    Mobilisasi penduduk pagi dan sore hari yang harus diwaspadai. “Mobilisasi pagi dan sore itu yang harus diwaspadai, karena tanpa vaksinasi Jakarta 100% tapi di luar Jakarta masih rendah ikut menuliskan karena beraktivitas di DKI,” jelasnya.

    Pandu mengingatkan meski vaksinasi di Jakarta sudah tinggi, pelayanan vaksinasi tetap harus berjalan. Pemerintah DKI membantu program tersebut bagi penduduk yang beraktivitas di Jakarta.

    Hal yang sama juga dilakukan di Jabodetabek. Dengan begitu wilayah aglomerasi serempak mendapatkan cakupan vaksinasi yang sama tinggi.

    “Akan lebih aman kalau semuanya dalam satuan gerakan yang sama,” ungkap Pandu.

    [Dexpert.co.id]

    (Update dari:CNBC.com )



    Techno for life Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.