Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»eFootball 2022 Dirilis, Langsung Diejek Para Gamers
    Insight News

    eFootball 2022 Dirilis, Langsung Diejek Para Gamers

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa1 Oktober 2021Updated:1 Oktober 2021Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta – Konami secara resmi meluncurkan eFootball 2022. Sayang para pemain tidak menyambutnya dengan baik, sebaliknya game itu kena ejek para pemain.

    Para pemain kecewa dengan grafis dan gameplay eFootball 2022. Mereka melampiaskan kekecewaannya pada media sosial, dikutip AFP, Jumat (1/10/2021).

    Beberapa diantara mereka menyebut melihat gambar digital yang tidak menarik dari para bintang, salah satunya Christiano Ronaldo. Mereka juga membagikan tangkapan layar penampilan para bintang lapangan hijau di Twitter.

    Seorang gamer bahkan mengatakan game ini sangat buruk dan seharusnya tidak merilisnya. “Konami, kamu seharusnya tidak merilis dalam keadaan seperti ini. Ini buruk, maksud saya sangat buruk,” ucapnya.

    Adapula video aneh dari eFootball 2022 yang menunjukkan striker Barcelona, Ansu Fati saat berlari ke arah gawang. Dia melakukannya dengan tangan terentang ke bagian belakang.

    Sejauh ini eFootball 2022 juga mengumpulkan ulasan negatif. Game tersebut mendapatkan 8% ulasan positif dari lebih 10.400 rating di platform Steam pada hari Jumat (30/9/2021).

    Tak jauh berbeda, analis Kantan Games di Tokyo, Serkan Toto juga melontarkan komentar pedasnya pada game ini. Dia mengaku telah mencobanya dan menyebutnya seperti parodi pertandingan sepak bola.

    “Saya mencobanya dan seperti pardo dari permainan sepak bola, caranya bermain sangat buruk, saya pikir semua orang di Konami haru tahu ini tidak akan berhasil,” jelasnya kepada AFP.

    Dia menambahkan peluncuran ini terburu-buru. Serta mengatakan Konami harus melakukan ‘sesuatu yang radikal’ untuk bersaing dengan FIFA yang diproduksi Electronics Arts.

    Sementara itu komentar positif diucapkan David Gibson seorang analis video-game dengan Astris Advisory. Menurutnya meski game dimulai dengan sangat buruk namun masih bisa sukses dan meyakini masih bisa diperbaiki.

    “Anda tidak bisa mengatakan sudah berakhir untuk game ini. Meskipun sudah jelas dimulai dengan sangat buruk dan mereka memiliki banyak masalah untuk diperbaiki, itu bisa diperbaiki,” kata Gibson.

    Pihak Konami tidak segera menanggapi permintaan berkomentar soal kritikan atas eFootball 2022 tersebut.

    [Dexpert.co.id]

    (Update dari:CNBC.com )



    Smart your life Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.