Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Dunia Kacau Balau, Jokowi Punya Pesan Penting untuk Startup
    Insight News

    Dunia Kacau Balau, Jokowi Punya Pesan Penting untuk Startup

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa7 September 2022Updated:11 September 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Di tengah situasi perekonomian global yang kacau balau, Presiden Jokowi menyatakan peran pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah makin sentral. Oleh karena itu, pemerintah berusaha secepat mungkin untuk mendorong mereka bergabung dalam perekonomian digital.

    Presiden Jokowi mengatakan bahwa saat ini UMKM masih menjadi kontributor utama dalam perekonomian Indonesia. Mayoritas produk domestik bruto Indonesia, yaitu sekitar 61%, adalah hasil dari aktivitas perekonomian pelaku usaha mikro, kecil dan menengah.

    Saat ini, menurut Presiden, ekonomi dunia berubah sangat cepat. Pemerintah ingin memastikan agar para pelaku UMKM bisa beradaptasi dan terus berkembang, salah satunya dengan mendorong mereka untuk masuk ke ekosistem digital.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Dengan adanya keruwetan dunia, mereka harus kita dorong untuk masuk ekosistem digital,” katanya dalam acara Sarasehan 100 Ekonom Indonesia yang disiarkan langsung oleh CNBC Indonesia, Rabu (7/9/2022).

    Jokowi mengatakan pemerintah dalam 3 tahun terakhir sudah berhasil mendorong 19 juta UMKM untuk berjualan menggunakan internet dan media sosial. “Bisa masuk ke e-commerce, platform-platform digital.”

    Dalam dua tahun ke depan, Presiden ingin agar 30 juta dari 64 juta UMKM di Indonesia telah bergabung di ekosistem digital.

    Menurut Laporan e-Conomy SEA 2021 yang dirilis oleh Google, Temasek, dan Bain & Company, nilai ekonomi digital Indonesia diperkirakan mencapai US$70 miliar pada 2021 dan diperkirakan menyentuh US$146 miliar pada 2025.

    Dalam laporan Cento Ventures, Indonesia bersaing dengan Singapura sebagai penerima investasi startup terbesar sepanjang 2021. Menurut catatan, 42% dari modal diinvestasikan di startup Indonesia.

    Pada 2021, nilai investasi startup di Indonesia mencapai US$5,96 miliar atau sekitar Rp 85,8 triliun, sedangkan Singapura mencatatkan US$ 4,83 miliar atau sekitar Rp 69,6 triliun.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Prospek Besar Ekonomi Digital, HIPMI: Tekanan Hanya Sementara

    (dem)


    Mind your business Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.