Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Dulu Kena Tsunami PHK, Bos Sirclo Cerita Rencana Kejar Untung
    Insight News

    Dulu Kena Tsunami PHK, Bos Sirclo Cerita Rencana Kejar Untung

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa8 Maret 2023Updated:9 Maret 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Badai PHK yang terjadi tahun lalu nyatanya masih berlanjut hingga sekarang. Bahkan salah satu raksasa teknologi Meta dilaporkan akan kembali memangkas jumlah pegawainya.

    Lalu bagaimana dengan Sirclo? November lalu, startup omnichannel commerce enabler melakukan PHK pada 8% jumlah karyawannya. Saat itu, pemangkasan jumlah pegawai dilakukan dengan alasan untuk kebutuhan adaptasi karena kondisi makro ekonomi.

    Untuk ke depannya, Founder & CEO Sirclo Group, Brian Marshal menjelaskan pihaknya tidak punya rencana melakukan keputusan yang sama.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Sejauh kami bisa melihat ke depan, kami tidak punya rencana. Kami melakukan segala macam upaya agar tidak terjadi lagi,” kata Brian ditemui usai Offline Media Breakfast Gathering “Be The Future, Today with Sirclo, Rabu (8/3/2023).

    Sementara itu, Sirclo diketahui telah melakukan akuisisi beberapa startup. Mulai dari e-commerce produk ibu dan anak Orami, Warung Pintar hingga Bizzy.

    Brian menjelaskan belum ada rencana melakukannya lagi. Namun dia mengatakan tetap membuka peluang melakukan aksi korporasi sesuai dengan kebutuhan konsumen.

    Ditanya apakah tidak takut akuisisi menjadikan perusahaan terlalu ‘gendut’, dia mengatakan mengharapkan aksi itu bisa membuat perusahaan lebih besar. Termasuk membuat kemampuan startup lebih lebar lagi dan ekosistem yang didukung mendapatkan manfaat.

    “Memang sebenarnya aksi korporasi seharusnya bisa membesarkan, melebarkan sayap kapabilitas supaya ekosistem yang didukung makin mendapatkan manfaat. Klien Sirclo makin happy, terbantu,” ungkapnya.

    Brian juga menjelaskan akuisisi selama tiga tahun dilakukan dengan hati-hati. Namun ternyata kondisi makro ekonomi tahun lalu juga berdampak pada perusahaan.

    “Sejauh ini kami, selama 3 tahun dengan akuisisi kami berhati-hati dengan langkah aksi korporasi. Sehingga penggabungan relatif aspek membesar,” kata Brian.

    “Spesifik tahun lalu, kondisi makro ekonomi yang tidak positif, pendanaan yang banyak terhenti, membuat kami harus menguruskan diri”.



    Teknologi Informasi Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.