Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Dulu Anak Buah Bill Gates, Kini Orang Terkaya Dunia
    Insight News

    Dulu Anak Buah Bill Gates, Kini Orang Terkaya Dunia

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa31 Oktober 2023Updated:31 Oktober 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Mantan asisten Bill Gates kini menanjak naik ke tangga daftar orang terkaya dunia. Bahkan, bisa jadi ia akan menyalip Gates dalam waktu dekat.

    Kekayaan Steve Ballmer naik tajam, diestimasikan sekitar US$ 29 miliar (Rp 461 triliun) menjadi US$ 115 miliar (Rp 1.828 triliun).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Ia kini menduduki peringkat ke-5 sebagai orang terkaya di dunia, menurut data Bloomberg Billionaires Index. Ballmer cuma beda satu peringkat di bawah Gates.

    Gates kini berada di posisi ke-4 dengan kekayaan US$ 121 miliar (Rp 1.924 triliun) atau hanya beda US$ 6 miliar dengan Ballmer. Tiga bulan lalu, perbedaannya lebih besar, yakni US$ 17 miliar.

    Dikutip dari Market Insider, Selasa (31/10/2023), Ballmer kini lebih kaya daripada Larry Ellison (US$ 144 miliar), Warren Buffet (US$ 111 miliar), Larry Page (US$ 110 miliar), Mark Zuckerberg (US$ 108 miliar), Sergey Brin (US$ 105 miliar), dalam indeks tersebut.

    Ballmer bergabung dengan Microsoft pada 1980 sebagai asisten Gates yang kala itu masih aktif menjabat presiden direktur. Perannya lebih ke manajer bisnis ketimbang asisten personal.

    Negosiasi awalnya, Ballmer memiliki gaji pokok US$ 50.000 ditambah bonus sebesar 10% dari profit perusahaan.

    Namun, ketika keuntungan perusahaan naik tajam, ia sepakat menukar bonusnya dengan porsi saham perusahaan yang signifikan, menurut laporan Forbes.

    Lama-kelamaan Ballmer berhasil menjadi orang kepercayaan Gates dan bahkan menjabat CEO Microsoft pada tahun 2000. Dia pensiun dari jabatan itu pada 2014 dengan 333 juta lembar saham atau 4% dari keseluruhan, menurut dokumen regulator.

    Bloomberg berasumsi Ballmer tetap memegang mayoritas sahamnya, sehingga nilainya kini sudah lebih dari US$ 100 miliar, berdasarkan harga saham Microsoft saat ini. Ia juga mengumpulkan miliaran dolar AS dividen selama bertahun-tahun.

    Nah, kekayaan Ballmer turut meningkat tajam tahun ini gara-gara booming teknologi AI yang turut menggenjot harga saham Microsoft. Investasi Microsoft ke OpenAI alias pembuat ChatGPT memberikan harapan baru untuk bersaing dengan Google.

    Saham Microsoft naik 38% dalam 10 bulan terakhir. Perlu digarisbawahi, Ballmer adalah satu-satunya yang masuk jejeranĀ ‘Top 10’ orang terkaya di dunia yang bukan merupakan pendiri perusahaan atau CEO yang masih menjabat.

    Jika nantinya Ballmer mengalahkan kekayaan Gates, ini menjadi sejarah baru di mana karyawan bisa melebihi kekayaan pemberi kerjanya. Pasalnya, Gates telah menyumbangkan sebagian besar sahamnya di Microsoft untuk donasi ke yayasan Bill & Melinda Gates.



    Artikel Selanjutnya


    Pantas Bill Gates Kaya, Ternyata Hobi ‘Gencet’ Karyawan

    (fab/fab)


    Teknologi Informasi Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.