Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Duit Google Lenyap Rp 817 T Sehari, Ini Biang Keroknya
    Insight News

    Duit Google Lenyap Rp 817 T Sehari, Ini Biang Keroknya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa18 April 2023Updated:18 April 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Saham Alphabet, induk usaha Google, anjlok 4% pada awal pekan ini. Hal itu menyebabkan duit raksasa mesin pencari lenyap US$ 55 miliar atau setara Rp 817 triliun.

    Longsornya saham Google disebabkan laporan terbaru dari The New York Times yang menyebutkan Samsung berniat mengganti mesin pencari Search menjadi Micrsofot Bing.

    Jika niat itu diwujudkan, maka Google nantinya bisa kehilangan pendapatan tahunan sebesar US$ 3 miliar atau sekitar Rp 44,5 triliun.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Dominasi Google dinilai terancam gegara Microsoft Bing yang sudah menyematkan kemampuan chatbot AI serupa ChatGPT buatan OpenAI. Dalam beberapa bulan terakhir, Microsoft Bing meraup 100 juta pengguna aktif harian untuk pertama kalinya.

    Melihat pertumbuhan signifikan Microsoft Bing, pabrikan HP pun mulai melirik mesin pencari tersebut. Salah satu yang dilaporkan sedang mempertimbangkan opsi peralihan dari Google adalah Samsung.

    Jika Apple ikut tren ini, Google akan kehilangan pendapatan tahunan senilai US$ 20 miliar atau setara Rp 297 triliun, dikutip dari MarketInsider, Selasa (18/4/2023). Kontrak Apple ke Google akan diperbarui pada akhir tahun ini.

    Diketahui, selama ini Google memonopoli layanan mesin pencari dengan pangsa pasar 90%. Kemunculan ChatGPT pada akhir tahun lalu lantas membuat posisi Google terancam.

    ChatGPT dikembangkan OpenAI, tak lain merupakan startup yang didanai Microsoft. Ketika sukses, tak tunggu lama untuk Microsoft menyisipkan chatbot AI di layanan mesin pencari Bing.

    Google pun tak tinggal diam. Laporan menyebut perusahaan Mountain View itu langsung membentuk satuan kerja beranggotakan 160 orang dari designer, engineer, dan eksekutif, untuk menggodok AI di dalam Search.

    Sebelumnya, Google sudah menciptakan Bard, yakni chatbot semacam ChatGPT. Namun, perlu upaya lanjutan untuk mengintegrasikan chatbot tersebut ke dalam mesin pencari.


    Mind your business Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.