Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Duh! Tesla Hentikan Produksinya di China, Ada Apa Nih?
    Insight News

    Duh! Tesla Hentikan Produksinya di China, Ada Apa Nih?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa25 Desember 2022Updated:25 Desember 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Produsen kendaraan listrik (EV) asal Amerika Serikat (AS), Tesla, telah menghentikan produksi di pabrik Shanghai, China sejak Sabtu (24/12/2022). Informasi ini terlihat dari pemberitahuan internal perusahaan tersebut.

    Menurut dua orang narasumber yang mengetahui masalah tersebut, Tesla telah membatalkan shift pagi dan memberi tahu semua pekerja di pusat manufaktur tersebut untuk dapat memulai waktu istirahat mereka.

    Menurut laporan Reuters, raksasa mobil listrik itu memang telah berencana menghentikan produksi Model Y di pabrik tersebut mulai 25 Desember 2022 hingga 1 Januari 2023.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Penangguhan perakitan Model Y di pabrik Shanghai pada akhir bulan akan menjadi bagian dari pemotongan produksi yang direncanakan sekitar 30% untuk model terlaris Tesla tersebut.

    Penangguhan itu terjadi di tengah gelombang infeksi yang meningkat setelah China melonggarkan kebijakan nol-Covid awal Desember lalu. Meski mendadak dan diprediksi akan mengganggu operasi bisnis dalam jangka pendek, langkah ini disambut baik oleh bisnis dan publik.

    Salah satu orang mengatakan para pekerja di Tesla dan pemasoknya tengah jatuh sakit, sehingga menimbulkan tantangan bagi operasi dalam seminggu terakhir.

    Tak hanya itu, Tesla juga bergulat dengan tingkat inventaris yang tinggi karena pasar terbesar kedua bersiap untuk mengalami penurunan.

    Pabrik Tesla di Shanghai sendiri merupakan manufaktur paling produktif yang dimiliki perusahaan Elon Musk tersebut. Tahun lalu, pabrik Tesla di Shanghai ini tetap beroperasi normal selama minggu terakhir Desember tahun lalu.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Ambisi Kejar Toyota, Elon Musk Cuma Bisa Rakit Tesla Segini

    (tfa/dhf)


    High Technology Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.