Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Duh! Krisis Chip Dikabarkan Mulai ‘Menginfeksi’ Tesla
    Insight News

    Duh! Krisis Chip Dikabarkan Mulai ‘Menginfeksi’ Tesla

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa10 Februari 2022Updated:10 Februari 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Tesla masih harus berjuang untuk mencapai target penjualan di tengah kekurangan semikonduktor yang masih terjadi. Perusahaan itu akhirnya memutuskan menghapus komponen dalam produknya.

    Perusahaan itu memutuskan menghapus salah satu dari dua unit kontrol elektronik yang biasanya ada di steering rack pada Model 3 dan Model Y buatan China. Informasi ini berasal dari laporan CNBC Internasional mengutip dua karyawan dan korespondensi internal.

    CNBC Internasional menuliskan tidak ada keterangan pengecualian soal keputusan ini. Belum jelas juga apakah Tesla akan membuat perusahaan serupa pada mobil yang diproduksi di atau dikirim ke Amerika Serikat (AS), dikutip Kamis (10/2/2022).

    Karyawan Tesla mengungkapkan jika menambahkan fungsionalitas level 3, akan memungkinkan pengemudi untuk menggunakan Tesla dengan hands free tanpa kemudian dalam skenario mengemudi normal. Ini akan perlu sistem unit kontrol elektronik ganda.

    Pengecualian, menurut mereka, tidak akan menyebabkan masalah keamanan. Karena bagian yang dilepas dianggap sebagai unit kontrol elektronik sekunder yang digunakan sebagai cadangan.

    Sebagai informasi, item yang hilang adalah unit kontrol elektronik dalam sistem kemudi dengan bantuan tenaga listrik. Komponen itu akan menerjemahkan gerakan roda kemudi menjadi putaran roda.

    Ini berbeda dengan mekanisme yang ada sebelum komponen elektronik ditambahkan pada mobil. “Masih ada komponen mekanis tentunya. Namun di kendaraan saat ini saat Anda memutar kemudi, memberikan sinyal elektronik yang memberitahu mobil untuk belok kiri atau kanan,” jelas penasihat utama untuk HWA Analytics di Ann Arbor, Richard Wallace.

    Tesla menghapusnya karena para engineer menganggapnya berlebihan, khususnya karena dipasang sebagai cadangkan. Menghilangkan unit kontrol juga menghemat uang Tesla, selama tidak ada masalah yang menjadi bagian dari sistem yang diubah.

    Kekurangan chip global yang terjadi beberapa waktu terakhir nampaknya akan terus berlangsung di masa depan. Bukan hanya mobil, masalah ini berpengaruh juga pada sektor lain termasuk laptop.

    [Dexpert.co.id]

    (npb/roy)



    Innovation Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.