Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Driver Ojol Curhat Penghasilan Tak Layak untuk Nafkah
    Insight News

    Driver Ojol Curhat Penghasilan Tak Layak untuk Nafkah

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa12 April 2023Updated:12 April 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Potongan tarif yang diberikan penyedia aplikasi ojek online seperti Grab-Gojek dinilai terlalu besar. Menurut para pengemudi atau driver potongan yang kini diberikan sudah tidak layak lagi bagi mereka untuk mencari nafkah

    “Bagi kami sudah tidak sesuai, tidak layak lagi untuk kami bisa mencari nafkah di di ojek online seperti saat ini.” kata Ketua Umum Asosiasi Pengemudi Ojek Daring Garda Indonesia Igun Wicaksono, dalam program Profit di CNBC Indonesia.

    Menurut Igun, pihaknya sepakat bahwa tarif ojek online (ojol) yang berlaku saat ini sudah sesuai dengan keinginan. Namun mengenai potongan ini driver mengaku keberatan.

    Pihaknya sudah beberapa kali menyampaikan kepada perusahaan ride hailing agar meminimalkan potongan bagi para driver. Karena yang berlaku saat ini, potongan sudah melebihi dari 20%.

    Padahal potongan beberapa tahun sebelumnya yaitu maksimal 20%, sudah dianggap berat bagi para driver. Apalagi, setelah pandemi potongan bukan makin kecil tetapi makin besar.

    “Potongan besar inilah yang memberatkan para driver. Sehingga driver berangsur-angsur beralih profesi,” tegasnya.

    Igun mengatakan bahwa para driver sudah mulai menurun antusiasmenya, pastinya juga akan mengganggu ekosistem digital dalam bisnis ride hailing sendiri.

    “Di saat masyarakat membutuhkan pengemudi ojek online namun pengemudi ojek online mulai berkurang sehingga ini juga akan mengganggu supply dan demand yang ada di ekosistem digital,” kata dia.

    Padahal peran driver, dinilai sebagai ujung tombak perusahaan ride hailing seperti Grab dan Gojek. Namun, Grab dan Gojek diperkirakan bakal susah mencari driver karena penghasilan ojol dinilai makin tidak layak.

    Menurutnya sampai saat ini permintaan kebutuhan masyarakat dalam penggunaan ojol masih tinggi. Namun, antusiasme dari rekan-rekan driver makin merosot.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT




    High Technology Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.