Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Drama Elon Musk Vs Twitter Berlanjut, Kini Seret Jack Dorsey
    Insight News

    Drama Elon Musk Vs Twitter Berlanjut, Kini Seret Jack Dorsey

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa23 Agustus 2022Updated:23 Agustus 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Elon Musk sedang mencari dokumen dari salah satu pendiri Twitter Jack Dorsey. Ini ia lakukan sebagai upaya hukum meninggalkan kesepakatan yang ia tawarkan senilai US$ 44 miliar untuk akuisisi perusahaan media sosial tersebut.

    Dorsey, yang mengundurkan diri sebagai kepala eksekutif Twitter pada November dan meninggalkan dewan pada Mei, dimintai dokumen dan komunikasi tentang perjanjian Musk pada April untuk membeli perusahaan dan tentang akun spam di platform, menurut salinan panggilan pengadilan, dikutip dari Reuters, Selasa (23/8/2022)

    Musk mengatakan kepada Twitter pada Juli bahwa dia mengakhiri perjanjian untuk membeli perusahaan itu seharga US$ 54,20 per saham karena dia menuduh Twitter telah melanggar kontrak kesepakatan.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Twitter dan Musk sejak itu saling menggugat, dengan Twitter meminta hakim di Delaware Court of Chancery untuk memerintahkan Musk untuk menutup kesepakatan. Uji coba lima hari akan dimulai pada 17 Oktober.

    Panggilan pengadilan mencari dokumen dan komunikasi tentang penggunaan mDAU oleh Twitter, jumlah pengguna aktif di platformnya. Musk menuduh perusahaan menipu dia dengan menyembunyikan nomor akun palsu dalam pengajuan peraturannya yang menurut Musk dia gunakan untuk menghargai perusahaan.

    Adapun, Twitter telah membantah tuduhan spam dari Musk tersebut.

    Sementara itu, Musk juga menginginkan dokumen dan komunikasi mengenai langkah-langkah alternatif pengguna aktif yang telah dipertimbangkan perusahaan dan informasi tentang penggunaan mDAU dalam gaji eksekutif dan target tahunan.

    Dorsey telah mendukung tawaran pembelian Musk untuk Twitter karena kedua pria tersebut telah sepakat tentang perlunya transparansi untuk algoritmanya dan memungkinkan pengguna lebih mengontrol konten yang mereka lihat.

    Dorsey juga mencuit bahwa dia yakin Twitter tertahan oleh model periklanan dan Musk mengatakan Twitter harus lebih mengandalkan biaya berlangganan dan layanan seperti transfer uang antar pengguna.

    Musk dan Dorsey mengadakan diskusi pada bulan Maret tentang upaya CEO Tesla tersebut untuk bisa bergabung dengan dewan Twitter, sebelum akhirnya Musk mengungkapkan bahwa dia telah mengakuisisi 9,1% saham di Twitter.

    Musk menerima kursi dewan tetapi sebelum dia memulai masa jabatannya, dia mengubah arah dan menawarkan untuk membeli perusahaan.


    Artikel Selanjutnya


    Deretan Orang Kaya Hobi Kaos Oblong, Bukan Hanya Elon Musk

    (luc/luc)


    Innovation Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.