Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Dituduh Paksa Karyawan Resign Pakai WFO, CEO Buka Suara
    Insight News

    Dituduh Paksa Karyawan Resign Pakai WFO, CEO Buka Suara

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa6 November 2024Updated:6 November 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, CNBC Indonesia – CEO Amazon Andy Jassy membantah tudingan yang menyatakan karyawan Amazon dipaksa bekerja di kantor supaya berhenti kerja.

    Bantahan Jassy disampaikan dalam pertemuan dengan para pegawai Amazon pada Selasa (5/11/2024).

    “Ada orang yang punya teori bahwa yang kita lakukan adalah PHK diam-diam, atau kita punya kesepakatan dengan [pemerintah] kota, sehingga kita membawa semua kembali [ke kantor] dan kerja bersama lebih sering,” katanya seperti dikutip oleh CNBC International. “Saya pastikan keduanya tidak benar.”

    Pada September, Amazon mengumumkan pegawainya harus bekerja penuh di kantor atau work from office (WFO) mulai 2 Januari. Sebelumnya Amazon memperbolehkan pegawainya hanya 3 hari per minggu di kantor.

    Kebijakan ini diprotes keras oleh beberapa karyawan Amazon yang mengklaim mereka bisa bekerja produktif secara hibrid. Beberapa orang pegawai menuduh kebijakan ini adalah bagian dari upaya Jassy untuk memangkas biaya dengan “memaksa” karyawan untuk berhenti kerja.

    Amazon, seperti perusahaan teknologi besar lainnya, melakukan pemangkasan biaya lewat PHK massal. Sebanyak 27.000 orang karyawan Amazon kena PHK sejak 2022.

    Juru bicara Amazon menyatakan bahwa perusahaan memberikan berbagai benefit dan layanan untuk transportasi karyawan sesuai lokasi kantor, mulai dari antar jemput, subsidi parkir, hingga ongkos transportasi umum yang bisa di-reimbursed.

    “Ini bukan masalah biaya. Ini tentang budaya perusahaan dan memperkuat budaya,” kata Jassy.

    Saat mengumumkan kebijakan WFO, Jassy menyatakan langkah ini membuat Amazon “bisa lebih baik dalam inovasi, kolaborasi, dan terhubung satu sama lain.”

    (dem/dem)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Ini Dia, Rapor Kinerja Apple, Amazon, & Intel




    Next Article



    Raksasa AS Ketar-Ketir Bisnisnya Terancam Dijajah China



    High Technology Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.