Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Ditolak NASA, Lulusan SMA Ini Buat Perusahaan Roket Sendiri
    Insight News

    Ditolak NASA, Lulusan SMA Ini Buat Perusahaan Roket Sendiri

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa14 April 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Rancangan roketnya ditolak NASA tak membuat Peter Beck putus asa. Pria asal Selandia Baru itu malah berencana membuat startup pembuat roket sendiri.

    Perjalanannya dimulai saat 2006 melakukan ‘ziarah roket’. Membawa rancangan sepeda roket bertenaga uap yang menempuh jarak hampir 90 meter per jam, dia berharap bisa diperkerjakan oleh NASA atau Boeing.

    Namun keinginannya itu tak jadi kenyataan. Saat dalam perjalanan kembali ke Selandia Baru, dia merencanakan startup buatannya, dengan desain logo di atas serbet.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Mengingat waktu itu, saya sadar bahwa peluang itu terbuka lebar jika kita mau meraihnya,” kata Beck, dikutip dari CNBC Internasional, Jumat (14/4/2023).

    Ia akhirnya mendirikan startup bernama Rocket Lab. Pada 2009, startupĀ itu menjadi perusahaan swasta pertama di bagian selatan Bumi yang bisa meluncur ke antariksa.

    Beck menyamakan tugasnya menjalankan perusahaan roket sebagai adegan di film Indiana Jones. Langkah yang diambil harus dieksekusi dengan sempurna.

    “Anda harus mengeksekusinya dengan sempurna,” ungkapnya.

    Saat ditanya soal kesulitan yang didapatkan, Beck merujuk pada pendanaan. Di awal pendirian, dia mencoba mengumpulkan dana US$5 juta di Silicon Valley.

    Namun sulitnya adalah saat itu tidak ada dukungan untuk peluncuran roket. Mengingat startup dengan model bisnis yang sama baru SpaceX, milik miliarder dan pengusaha Elon Musk.

    “Kami tumbuh dan mencoba mengumpulkan dana sangat kecil. Itu benar-benar membentuk kami menjadi sangat efisien dan fokus pada eksekusi. Hal tersulitnya adalah membentuk perusahaan menjadi sukses,” jelas Beck.

    Rocket Lab telah melakukan lebih dari 35 peluncuran luar angkasa. Termasuk satelit NASA pada tahun lalu.




    Teknologi Informasi Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.