Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Ditinggal China, iPhone Mendadak Laku Keras di Sini
    Insight News

    Ditinggal China, iPhone Mendadak Laku Keras di Sini

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa16 Juli 2024Updated:17 Juli 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Apple bergegas bangkit dari keterpurukan usai penjualan iPhone 15 tak sesuai ekspektasi dalam beberapa kuartal terakhir.

    Apple menghadapi tekanan persaingan di China dengan pemain lokal seperti Huawei dan Xiaomi. Pada Q1 2024, penjualan iPhone di China anjlok 19% yoy menurut laporan firma riset Counterpoint.

    Hal ini membuat penjualan global iPhone juga turun 9,6% pada Q1 2024, mengingat China merupakan pasar smartphone terbesar di dunia.

    Namun, Apple berhasil membalikkan nasib di Q2 2024. Hal ini ditengarai kinerja moncer di India yang merupakan pasar smartphone terbesar kedua di dunia.

    Penjualan iPhone di India lompat 33,8% pada periode yang berakhir di Maret 2023, menurut laporan Bloomberg, mengutip sumber yang familiar dengan data tersebut.

    Pada April lalu, Apple dilaporkan telah merakit iPhone dengan nilai total US$ 14 miliar di India pada tahun fiskal sebelumnya. Hal ini membuat India berkontribusi terhadap produksi perangkat Apple sebanyak 14%.

    Kebanyakan iPhone yang diproduksi di India menggunakan fasilitas di Sriperumbudur, yakni 25 mil dari ibu kota Tamil Nadu, Chennai.

    Penjualan iPhone secara global menurut laporan terbaru IDC untuk Q2 2024 naik 1,5%. Apple menempati posisi ke-2 sebagai pabrikan dengan pangsa pasar terbesar yakni 15,8%.

    Sementara itu, Samsung masih merajai pasar smartphone global dengan pangsa pasar 18,9%. Samsung mencatat pertumbuhan tipis 0,7% pada Q2 2024 dibandingkan periode serupa tahun lalu, dikutip dari laman resmi IDC.

    Saksikan video di bawah ini:

    Tak Cuma SDM, Ini Tantangan Perkuat Bisnis Fintech Lewat Teknologi AI





    Next Article



    Taktik HP China Rebut Pasar Samsung dan iPhone



    (fab/fab)

    High Technology Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.